1 Jurnal Prioritas : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2019 PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BERBASIS MODERN DALAM PERENCANAAN TEKNIS RELOKASI PASAR RAKYAT Marina Elsera 1 , Diana Suita 2 , Liza Fitriana 3 , Haida Dafitri 4 1 Program Studi Sistem Informasi, 2 Program Studi Teknik Sipil, ,3 Program Studi Manajemen Informatika , 4 Program Studi Teknik Informatika 1,2,,3,4 Universitas Harapan Medan Jl. H.M. Joni No. 70 C Medan 1 marina.sikumbang86.stth@gmail.com, 2 dns1301@gmail.com, 3 d3mi@ftkunhar.ac.id, 4 aida.stth@gmail.com Abstrak/Abstract Setiap perpindahan lokasi dapat dipastikan menimbulkan permasalahan bagi lingkungan tersebut dan personil yang terlibat di dalamnya. Hal ini juga terjadi dalam hal relokasi pedagang Pasar Rakyat Balairung Rajawali Di Kota Pematang Siantar. Banyak personil yang terlibat dalam relokasi ini, baik dari instansi pemerintahan dan juga konsultannya, selain para pedagang tentunya. Semuanya bertujuan bagaimana relokasi berjalan dengan lancar dan lokasi yang baru dibangun secara tepat guna. Atas dasar itulah, kami, Tim Pengabdian Universitas Harapan Medan melakukan kegiatan sosialisasi tentang Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Berbasis Modern Dalam Perencanaan Teknis Relokasi Pasar Rakyat . Kata kunci: manajemen, keputusan, relokasi, pedagang 1. PENDAHULUAN Pembangunan pasar tradisional Balairung yang berlokasi di jalan Patuan kota Siantar. Dimana pasar yang terletak dipusat kota ini dulunya adalah jalan persimpangan. Akan tetapi dengan seiring waktu, maka persimpangan jalan tersebut dibangun dan dijadikan tempat pasar food court. Mengingat food court yang tidak memenuhi persyaratan master plan kota Pematang Siantar, maka direncanakan oleh Dinas Koperasi untuk membangun kembali pasar yang dijadikan food court menjadi pasar tradisional. Hal ini diambil keputusan mengingat betapa pentingnya pasar tradisional. Dalam perencanaan teknis, yang menggunakan konsep modern dan minimalis. Hal ini terlihat dari gedung yang direncanakan oleh pihak konsultan. Kondisi existing dari gedung sebelum dibangun. Gambar 1.1 Konsep Gedung Sebelum Dibangun Perencanaan yang banyak melibatkan para ahli, seperti konsultan, kontraktor, arsitektur dan PPK. Dalam rangka perencanaan ini telah mengaplikasikan teknologi tepat guna, dimana telah memenuhi teknis sesuai peraturan juknis pasar tradisional,