Jurnal Bidan Cerdas, Vol. 2 No. 3 (Desember 2019) e-ISSN: 2654-9352 http://jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/JBC/index Hal. 136 - 143 136 Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Mengatasi Ketidaknyamanan pada Masa Klimakterium Niken Purbowati * , Wa ode Hajrah, Novia Nuraini Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, *Email Korespondensi: purbowatiniken@gmail.com ABSTRACT Climacteric is a transitional period from the reproductive phase to the old age phase (senium). Climacteric period 40-85% of women have complaints both physically and psychologically. The differences in knowledge based on personal backgrounds cause the attitude of each individual is different in overcoming the inconvenience of the climacteric phase. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes towards overcoming discomfort during the climacteric phase at the Sawah Besar District Health Center in Jakarta Pusat. It was a descriptive-analytic research method using a cross-sectional research design. The research sample was 81 respondents. Sampling was stratified random sampling, that is, samples taken per work area randomly. Statistical tests use logistic regression. The results of 81 mothers showed that the proportion of mothers with good knowledge was 87.9%, compared to a lack of knowledge as many as 20.8%. There was a significant relationship between knowledge and behavior to overcome climacteric discomfort (p = 0.029; CI95% = 1.2-27.1). Mothers with good knowledge had a 5.7 times higher chance to behave well in dealing with discomfort during climacteric times, compared to mothers with less knowledge after being controlled by attitude, family roles, and health worker roles. ABSTRAK Klimakterium merupakan periode peralihan dari fase reproduksi menuju fase usia tua (senium). Masa klimakterium 40-85% wanita mempunyai keluhan baik fisik maupun psikologis. Adanya perbedaan pengetahuan sesuai dengan latar belakang individu, sehingga sikap masing-masing individu berbeda dalam mengatasi ketidaknyamanan masa klimakterium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku mengatasi ketidaknyamanan pada masa klimakterium di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat. Metode penelitian deskriftif analitik menggunakan desain penelitian Cross sectional. Sampel penelitian sebanyak sampel 81 responden, Pengambilan sampel secara stratified random sampling yaitu sampel yang diambil per wilayah kerja secara acak. Uji statistik menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian dari 81 ibu menunjukkan proporsi ibu dengan pengetahuan baik sebesar 87,9%, dibandingkan pengetahuan kurang yaitu 20,8%. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku mengatasi ketidaknyamanan masa klimakterium (p=0,029; CI95%=1,2 – 27,1). Ibu yang pengetahuannya baik berpeluang 5,7 kali lebih tinggi untuk berperilaku baik dalam mengatasi ketidaknyamanan pada masa klimakterium, dibandingkan dengan ibu berpengetahuan kurang setelah dikontrol variabel sikap, peran keluarga dan peran petugas kesehatan. DOI: 10.33860/jbc.v2i3.284 Article Info Article history: Submitted: 2019-11-01 Accepted: 2019-12-23 Published: 2019-12-30 Keywords: Knowledge; Attitude; Behavior; Climacterium Discomfort Kata Kunci: Pengetahuan; Sikap; Perilaku; Ketidaknyamanan Klimakterium