Seminar Nasional Cendekiawan ke 4 Tahun 2018 ISSN (P) : 2460 - 8696 Buku 1: ”Teknik, Kedokteran Hewan, Kesehatan, Lingkungan dan Lanskap“ ISSN (E) : 2540 - 7589 153 KOMPARASI ARSITEKTUR HIGH TECH DI BANGUNAN STASIUN TRANSIT Carolina Dwi Nugraheni 1) , Enny Supriyati Sardiyarso 2) , Sri Handjajanti 3) , Maria Immaculata Ririk Winandari 4) 1) Mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti 2) Dosen Pembimbing Utama Tugas Akhir Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti 3) Dosen Pembimbing Pendamping Tugas Akhir Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti 4) Dosen Pembimbing Mata Kuliah Publikasi Ilmiah Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti E-mail: carolinadwi23@gmail.com; ennysupriyati@yahoo.com; sri.h@trisakti.ac.id; ririkw@gmail.com Abstrak Stasiun transit merupakan bangunan yang memiliki peranan penting dalam mobilitas manusia dalam suatu perkotaan, yakni untuk mendukung perpindahan menuju suatu tempat. Untuk mendukung kegiatan utama stasiun transit, diperlukan fungsi – fungsi penunjang dan pelengkap pada bangunan transit agar dapat memenuhi kegiatan atau kebutuhan pengguna bangunan yang akan memperhatikan konteks sekitarnya. Selain itu bangunan juga perlu didukung sistem struktur yang memadai dan fungsional. Beberapa ciri arsitektur high tech dapat memenuhi kriteria atau kebutuhan pada bangunan transit dalam hal mengutamakan fungsi dan struktur yang fungsional. Metode penulisan yang digunakan adalah metode komparatif, menganalisa dan membandingkan bangunan transit yang ada dengan beberapa ciri arsitektur high tech. Hasil perbandingan menyatakan bahwa penerapan high tech pada bangunan transit berbeda – beda. Perbedaan dikarenakan adanya fungsi – fungsi penunjang yang berbeda di tiap stasiun, perbedaan juga disebabkan lokasi bangunan yang berbeda, dari segi eksistingnya maupun peranan stasiun itu sendiri. Sehingga dapat disimpulkan penerapan high tech pada bangunan transit dapat berbeda – beda walaupun memiliki acuan atau prinsip yang sama, hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan akan bangunan transit itu sendiri maupun lingkungan bangunan transit berada. Kata kunci: Stasiun Transit, Interchange, Arsitektur High Tech Pendahuluan Stasiun transit adalah bangunan yang memiliki peranan penting dalam mobilitas manusia dalam suatu perkotaan Stasiun transit biasa disebut sebagai Interchange/Interchange station. Interchange/Interchange station merupakan stasiun kereta yang memiliki lebih dari satu rute perkeretaapian dalam sistem transportasi publik stasiun mendukung perpindahan (change) dari satu rute ke rute lain. Beberapa fungsi stasiun interchange adalah: tempat menaikan dan menurunkan penumpang, mengatur kedatangan dan keberangkatan kendaraan umum, serta tempat pergantian beberapa moda transportasi (Ross, 2000). Kegiatan transit dalam stasiun dimanfaatkan demi mencapai lokasi yang dituju untuk melakukan berbagai aktifitas seperti bekerja, sekolah, dan sebagainya. Transport interchange merupakan sebuah pintu gerbang menuju mobilitas bagi banyak orang; sebuah pintu gerbang ke daerah perkotaan; dan sebuah pintu gerbang menuju pembangunan berkelanjutan (Edwards, 2011). Dengan adanya stasiun transit, perpindahan rute moda transportasi menjadi lebih mudah, dan lebih cepat. Sebagai tempat transit, fasilitas – fasilitas yang disediakan harus memadai untuk pengguna transportasi umum minimal untuk kegiatan – kegiatan mendasar seperti makan, kegiatan sanitasi, beristirahat, menunggu, dan sebagainya. Selain itu dari segi bentuk bangunan perlu mencirikan bangunan transit dengan sistem struktur yang sesuai brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Trisakti Open Journal Systems (Universitas Trisakti)