SIMULASI PENENTUAN KEBUTUHAN BANGUNAN TERHADAP SISTEM PROTEKSI PETIR EKSTERNAL PADA GEDUNG ICT CENTER Nadia Noviarty Sriyanto, Agung Warsito, Abdul Syakur Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia Email : nadianoviarty@yahoo.co.id Abstrak Indonesia yang terletak didaerah khatulistiwa dan beriklim tropis dengan tingkat kelembapan yang tinggi, memiliki tingkat hari guruh yang tinggi pula. Benda atau bangunan berstruktur tinggi memiliki potensi lebih besar terhadap sambaran petir. Oleh karena itu, suatu bangunan memerlukan suatu sistem proteksi petir yang sesuai untuk melindungi dari kerusakan yang bisa disebabkan oleh sambaran petir tersebut seperti pada gedung ICT Center. Dengan menggunakan standar PUIPP juga IEC 1024-1-1, dapat diketahui tingkat kebutuhan sistem proteksi petir pada gedung tersebut dan area yang terlindung dapat dilihat dengan beberapa metode penempatan terminasi udara yaitu sudut lindung dan rolling sphere. Hasil penelitian ini berupa analisa perbandingan area proteksi berdasarkan teori sesuai dengan beberapa contoh kasus yang digunakan. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi referensi untuk memenuhi kebutuhan proteksi petir eksternal pada suatu gedung. Kata kunci: Sistem Proteksi Petir Eksternal, Ruang Proteksi Abstract Indonesia, the country which is located in equator region with tropical climate and high humidity, has a high possibility of having thunderstorm days too. An object with approximate heights or skyscraper buildings have a high chance of taking lightning strike. The buildings need a suitable lightning protection system to prevent damages from lightning strike such as ICT Center. The rate of the needs for lightning protection system on the building can be calculated using PUIPP and IEC 1024-1-1 standards and the used methods to determining position of air termination are protective angle and rolling sphere. This research, therefore, hoped to give result for future references to satisfy the needs for external lighting protection on buildings. Keywords: External Lightning Protection System, Protection Zone 1. Pendahuluan Letak geografis Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa dengan iklim tropis dan tingkat kelembapan yang tinggi menyebabkan tingginya tingkat hari guruh dan mempunyai kerapatan sambaran petir yang besar jika dibanding dengan negara lain. Di Indonesia terutama kota Semarang berdasarkan data BMG Indonesia tahun 1999, memiliki 148 hari guruh rata-rata pertahun. Tingginya hari guruh tersebut dapat menimbulkan bahaya pada bangunan serta peralatan yang disebabkan oleh sambaran petir baik itu sambaran langsung maupun tak langsung. Kebutuhan suatu bangunan terhadap sistem proteksi petir relatif berbeda. Menurut Dr. Abdul Syakur, ST, MT dan Ir. Yuningtyastuti, MT dalam jurnal transmisi dengan judul “Sistem Proteksi Penangkal Petir Pada Gedung Widya Puraya” dijelaskan bahwa bangunan yang terletak di daerah dengan karakteristik perbukitan memiliki potensi lebih tinggi mengalami gangguan atau kerusakan akibat petir. Jadi dapat diketahui bahwa letak bangunan yang memiliki kontur tanah berbeda memiliki tingkat kebutuhan akan proteksi petir yang berbeda pula terlebih jika bangunan lain yang lebih tinggi di sekitarnya. Dengan kata lain, kondisi tanah kota Semarang yang berbukit akan mempengaruhi tingkat kebutuhan sistem proteksi petir pada bangunan di daerah tersebut. Berdasarkan hal tersebut dalam penelitian ini penulis melaksanakan penelitian untuk mengetahui tingkat kebutuhan sistem proteksi petir pada suatu bangunan berdasarkan letak bangunan dengan menggunakan standar Peraturan Umum Instalasi Penangkal Petir (PUIPP) dan International Electrotechnical Commision (IEC) 1024-1-1 juga untuk mengetahui daerah proteksi yang dihasilkan sistem proteksi petir pada bangunan tersebut dengan menggunakan metode bola bergulir dan sudut lindung. Sampel data gedung yang digunakan diambil dari data gedung ICT Center Universitas Diponegoro Semarang. 2. Metode Metode dalam penyusunan penelitian meliputi beberapa tahap yaitu studi pustaka dengan mempelajari literatur