Ratnasari, Nora, Rona 35 - 40 I : Jurnal Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat, Vol 1, No.1 Feb 2021 35 ISSN : 2774-521X DOI: dx.doi.org/10.14414/Kedaymas.2021.v01i01.001 PKM MENGELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA IBU-IBU DI KECAMATAN SAGULUNG KOTA BATAM UNTUK MENUJU KELUARGA SEJAHTERA Sri Langgeng Ratnasari 1 , Ervin Nora Susanti 2 , Herni Widiyah Nasrul 3 Rona Tanjung 4 , Gandhi Sutjahjo 5 1-4 Universitas Riau Kepulauan 5 Universitas Batam 1-4 Jl. Pahlawan No. 99 Batu Aji, Kota Batam, Indonesia 5 Jl. Abulyatama No. 5 Batam Kota, Kota Batam, Indonesia Email: sarisucahyo@yahoo.com Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat Mengelola Keuangan Rumah Tangga ini memiliki tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, khususnya pada Ibu-Ibu Di Kecamatan Sagulung Kota Batam. Berdasarkan survei awal dari 20 responden diketahui bahwa tingkat literasi keuangan Ibu-Ibu di Kecamatan Sagulung Kota Batam masih rendah dan harus ditingkatkan. Sebanyak 10 orang belum melakukan pengelolaan keuangan dengan baik, 5 orang hanya mencatat pengeluaran keluarga saja, dan 5 orang mencatat pemasukan dan pengeluaran keuangan rumah tangga. Metode pengabdian dengan menggunakan penyuluhan dan analisis kualitatif. Hasil pengabdian, setelah dilakukan pre tes dan post tes, dari 100 peserta penyuluhan diperoleh hasil 55 peserta telah paham dalam mengelola keuangan rumah tangga, dapat melakukan perencanaan pengelolaan keuangan rumah tangga, dan melakukan pencatatan keuangan rumah tangga dengan baik. Kata kunci: pengelolaan keuangan rumah tangga, literasi keuangan, pengabdian pada masyarakat PENDAHULUAN Pada umumnya permasalahan yang banyak ditemui pada rumah tangga adalah terkait dengan masalah keuangan. Terkadang bisa jadi dikarenakan kekurangan uang, adanya kelebihan uang, maupun dikarenakan bingung mengatur keuangan, bagi keluarga yang memiliki penghasilannya lebih kecil dari kebutuhannya. Hal ini sangat terkait erat dengan bagaimana mengatur keuangan keluarga dengan baik, cerdas, cermat dan teliti. Mengelola keuangan rumah tangga tidak hanya harus dilakukan pada keluarga yang penghasilannya terbatas apabila dibandingkan dengan kebutuhannya, kalangan menengah maupun yang kaya. Menurut Lestari (2012) keluarga merupakan rumah tangga yang memiliki hubungan darah atau perkawinan atau menyediakan terselenggaranya fungsi-fungsi instrumental mendasar dan fungsi-fungsi ekspresif keluarga bagi para anggotanya yang berada dalam satu jaringan. Keluarga memegang peranan penting pada kegiatan ekonomi suatu negara, karena rumah tangga berperan sebagai konsumen dan dapat juga berperan sebagai produsen. Rumah tangga sebagai konsumen tidak terlepas dari banyaknya pengeluaran rutin yang digunakan untuk mencukupi kebutuhannya. Hal ini agar suatu keluarga dapat hidup dengan layak. Penghasilan keluarga menjadi faktor kunci