Ujang Suhaemi, Nanu Hasanuh / Pengaruh Pendapatan Usaha Dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih 35 Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 5(2), 2021 PENGARUH PENDAPATAN USAHA DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH Ujang Suhaemi Universitas Singaperbangsa Karawang ujangsuhaemi59@gmail.com Nanu Hasanuh Universitas Singaperbangsa Karawang ABSTRACT The purpose of this study is to find out how much influence operating income and operating costs have on net income incompanies property and real estate listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015- 2019 period. The verification method with a quantitative approach is the method used in this study which is sourced from the income statement ofcompanies property and real estate. Purposive sampling was used to take samples so that 85 were taken from the income statements of 17 companies for the 2015-2019 period. To simplify the analysis process, multiple linear analysis was used in this study. The results showed that operating income (X1) partially affected net income where the t table value (8.455 > 1.89932) and the significance value (0.000 < 0.05). Operating costs (X2) partially affect net income as evidenced by the value of t table (-6.182 < 1.98932) and significance (0.000 > 0.05). And the two X variables simultaneously affect net income where the calculated F value is greater than the F table value (38.633 > 3.11). And a significance value of 0.000 which means it is smaller than 0.05 (0.000 < 0.05). Keywords : Operating Income, Operating Expenses and Net Profit. PENDAHULUAN Perkembangan dunia bisnis di era ini semakin cepat, hal ini menyebabkan tuntutan terhadap perusahaan untuk terus mengexplor bisnisnya dengan menarik pangsa pasar. Dalam menghadapinya perusahaan harus dapat bersaing dengan perusahaan lain. Pihak manajemen harus menyusun perencanaan yang lebih baik dibanding perusahaan pesaing serta dituntut untuk lebih saksama dan berhati-hati dalam melaksanakan kegiatannya. Tujuan yg paling utama mendirikan perusahaan adalah untuk mendapatkan laba. Perusahaan diharuskan mengelola perencanaan laba dengan baik agar mendapatkan hasil yang maksimal. Laba yang didapat perusahaan biasanya menjadi tolok ukur untuk menilai keberhasilan perusahaan dalam mengelola sebuah perusahaan. Oleh sebab itu, manajemen perusahaan dianjurkan untuk dapat meningkatkan performa perusahaan dan memaksimalkan aset yang dipunyai agar mampu mempertahankan going concern perusahaan. Jika perusahaan mendapatkan pendapatan usaha yang kurang maksimal hal tersebut dapat membuat turunnya laba. Biaya operasional yang tinggi dapat menyebabkan laba mengalami penurunan, begitu juga sebaliknya. Sehingga, untuk mendapatkan laba yang besar perlu dilakukan pemantauan biaya-biaya yang digunakan dan mengaturnya secara efisien, hal ini bisa membuat perusahaan mendapat laba sesuai dengan yang diinginkan. Bersamaan dengan berkembangnya dunia bisnis di Indonesia, pemerintah sepakat untuk menggiatkan pertumbuhan sektor property dan real esteate yang selama 5 tahun terakhir ini mengalami penurunan. Dalam pembangunan perekonomian nasional sektor property dan real