EPIGNOSIS: Jurnal Pendidikan Kristiani dan Teologi
Sekolah Tinggi Agama Kristen Tarakan
Volume. 1, Nomor. 1, Edisi April 2022 (32-42)
https://stakan.ac.id/ejournal/index.php/epignosis/index
Copyright © 2022. The Authors. Licensee: EPIGNOSIS.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Mengembangkan Budaya Kepemimpinan berdasarkan Titus 1:5
Menilik Gereja Masa Kini
Ayub Rusmanto
Sekolah Tinggi Teologi Iman Jakarta
ayubrusmanto@sttiman.ac.id
Abstract: This paper intends to find out the relevant congregational leadership in the church's
journey in the world according to the presbyter while its relevance to the progress of today's
church organizations. Various challenges and contemporary conversations seem to be obstacles
to the dynamics of ecclesiastical ministry. The author implements the expression in Titus 1:5
as a text of validity coinciding the main invention for that exposition. The methodology used
by the author in this study uses a literature study of the literature that is correlated with the
subject to study and explore in developing a relevant leadership culture based on Titus 1:5
looking at the leadership of church elders today. In the context of the Bible, the position of
elder as a person in charge in the midst of the congregation is not creating a hierarchy in
Christian leadership, but as elders who protect, guard, and fortify the congregation from heresy.
By reflecting that developing a relevant leadership culture based on Titus 1:5 is a gift from
God, whatever the duties and functions, they are still accountable to God in carrying out the
ministry.
Keywords: Culture, Leadership, Elders, Today
Abstrak: Karya tulis ini bermaksud untuk mengetahui kepemimpinan jemaat yang relevan
dalam perjalanan gereja di dunia menurut penatua sembari relevansinya bagi kemajuan
organisasi gereja masa kini. Berbagai tantangan dan perbincangan kontemporer seakan menjadi
kendala dinamika pelayanan gerejawi. Penulis mengimplementasikan ekspresi dalam Titus 1:5
sebagai teks validitas bertepatan inventivitas utama bagi eksposisi itu. Metodologi yang
digunakan penulis dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan terhadap literatur-
literatur yang berkorelasi dengan pokok bahasan untuk menelaah serta menelusuri dalam
mengembangkan budaya kepemimpinan yang relevan berdasarkan Titus 1:5 menilik
kepemimpinan penatua gereja masa kini. Dalam konteks Alkitab, jabatan penatua sebagai
penanggung jawab di tengah-tengah jemaat bukanlah menciptakan hierarki dalam
kepemimpinan Kristen, melainkan sebagai penatua yang mengayomi, menjaga, dan
membentengi jemaat dari kesesatan. Dengan merefleksikan bahwa mengembangkan budaya
kepemimpinan yang relevan berdasarkan Titus 1:5 adalah anugerah Allah, apa pun tugas dan
fungsinya tetap bertanggung jawab kepada Allah di dalam mengerjakan pelayanan.
Kata-kata Kunci: Budaya, Kepemimpinan, Penatua, Masa Kini