JIMP - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan Vol 3 No 3 Desember 2018 ISSN 2503-1945 Departemen Fakultas Teknologi Informasi - Universitas Merdeka Pasuruan 39 Penerapan Model Green SCOR untuk Pengukuran Kinerja Green Supply Chain Management pada PT. XYZ Fifi Fitria Febrianti 1 , I Gede Juliana Eka Putra 2 , I Gusti Lanang Agung Raditya Putra 3 STMIK Primakara, Jl. Tukad Badung No.135, Renon, Denpasar, Bali 80226, Indonesia Program Studi Sistem Informasi, STMIK Primakara, Denpasar Program Studi Informatika, STMIK Primakara, Denpasar e-mail: fifi.fitria162@gmail.com 1 , gedejep@primakara.ac.id 2 , raditya@primakara.ac.id 3 Abstract PT.XYZ is one of the largest textile companies in Bali, to improve the productivity of performance assessment by using green supply chain management with SCOR model, with normalization using snorm de boer formula and weighting using Analytical Hiearchy Process (AHP) formula. According to the assessments, 31 KPIs and 5 dimensions, resulting in the highest value in the process of return while the lowest value in the make process. The performance value of the company amounted to 67,692. This value shows the performance of the company is still quite average and must do a lot of improvements to achieve good value. Keywords : Supply Chain Performance, GSCM, SCOR, AHP. Abstrak PT.XYZ merupakan salah satu satu perusahaan tekstil terbesar di Bali, untuk meningkatkan produktivitas kinerja maka dilakukan penilaian kinerja dengan menggunakan green supply chain management dengan model SCOR, dengan normalisasi menggunakan rumus snorm de boer serta pembobotan menggunakan rumus Analytical Hiearchy Process (AHP). Menurut penilaian yang telah dilakukan, menghasilkan 31 KPI dan 5 dimensi, menghasilkan nilai tertinggi pada proses return sedangkan nilai terendah pada proses make. Adapun nilai kinerja dari perusahaan sebesar 67,692. Nilai ini menunjukkan kinerja dari perusahaan masih tergolong average dan harus banyak melakukan perbaikan agar bisa mencapai nilai good. Kata kunci : Kinerja Supply Chain, GSCM, SCOR, AHP. I. PENDAHULUAN Saat ini dunia bisnis semakin maju, persaingan antar perusahaan juga semakin ketat. Hal ini membuat setiap perusahaan berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas barang agar memenuhi permintaan konsumen. Manajemen rantai pasok atau supply chain management merupakan salah satu aspek yang bisa digunakan untuk menghasilkan keunggulan kompetitif. Manajemen rantai pasok merupakan salah satu aspek yang bisa digunakan untuk menghasilkan keunggulan kompetitif. Rantai pasok merupakan semua tahapan yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam memenuhi permintaan konsumen. Manajemen rantai pasok merupakan metode pendekatan pengelolaan rantai pasok. (Pujawan, 2010). Penerapan supply chain management belum tetntu berdampak positif, ada faktor negatif yang ditimbulkan yakni masalah limbah. Maka, selain menerapkan supply chain management sebuah perusahaan harus menerapkan green supply chain management agar limbah yang dihasilkan dari proses produksi dapat dikelola dengan baik. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan garment yang terbesar di Bali dan belum pernah melakukan penilaian mengenai kinerja supply chain management maupun green supply chain management. Terdapat permasalahan yang ada pada PT. XYZ diantaranya ialah penggunaan pewarna kain yang berbahan kimia, serta kurang baiknya kinerja dari supplier yang dimiliki oleh PT. XYZ. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengukuran kinerja menggunakan model green SCOR. Menurut (Paul,2014), model SCOR berperan sebagai basis dalam memahami cara rantai suplai mengoperasikan, mengidentifikasi semua pihak yang terkait, serta menganalisis kinerja rantai suplai.