http://ejournal.unp.ac.id/index.php/e-tech E-Tech Volume 07 Number IV 2019 ISSN: Print 2541-3600Online2621-7759 DOI: 10.1007/XXXXXX-XX-0000-00 Received Month Oct., 2019; Revised Month Nov., 2019; Accepted Month Dec, 2019 1 LINGKUNGAN BELAJAR SEBAGAI PENGELOLAAN KELAS: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Zaturrahmi 1 1 Program StudiPendidikan Fisika STKIP Adzkia e-mail: zrahmi87@gmail.com Abstract Lingkungan belajar adalah semua kondisi yang mempengaruhi tingkah laku subjek yang terlibat di dalam pembelajaran, terutama guru dan peserta didik sebagai ujung tombak proses pembelajaran di sekolah. Lingkungan belajar yang kondusif sangat mempengaruhi proses tumbuh kembangnya kualitas guru dan peserta didik yang ada di sekolah. Pengelolaan kelas merupakan sebuah upaya untuk mewujudkan suatu kondisi proses atau kegiatan belajar mengajar yang efektif. Pengelolaan kelas merupakan salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan kelas yang kondusif. Kelas kondusif dimaksudkan agar proses pembelajaran dapat menjadi lebih terkontrol dan memberikan rasa nyaman bagi siswa dari sisi psikologis dan kesiapan siswa dalam belajar. Banyak faktor yang menyebabkan kelas menjadi tidak kondusif. Solusi mengatasi persoalan kelas tidak kondusif dapat dilakukan dengan mengatur settingan kelas, menentukan strategi, gaya komunikasi termasuk memahami psikologis siswa dalam proses belajar. Keywords: Lingkungan Belajar, Pengelolaan Kelas This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2017 by author and Universitas Negeri Padang. Pendahuluan Pengelolaan kelas sangat penting untuk diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Pengelolaan kelas dalam pembentukan lingkungan belajar yang kondusif tidak hanya dibutuhkan untuk efektivitas dan efisien proses pembelajaran saja, namun lebih dari itu, hal ini merupakan respon terhadap semakin meningkatnya tuntutan peningkatan kualitas pendidikan yang dimulai dari ruang kelas. Pentingnya pengelolaan kelas ini selain bersifat ilmu pengetahuan, juga merupakan seni dan keahlian guru dalam mengelola dan memecahkan berbagai persoalan yang muncul dan dihadapi di kelas. Pengelolaan kelas pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Guru yang terampil adalah guru yang mampu mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen atau pengelolaan kelas dalam berbagai program dan kegiatan yang ada di kelas. Di dalam kelas, guru melakukan sebuah proses atau tahapan kegiatan yang dimulai dari merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi, sehingga apa yang dilakukannya merupakan satu kesatuan utuh dan saling terkait. Lingkungan yang kondusif akan sangat mendukung kenyamanan proses pembelajaran yang dialami oleh siswa. Hal ini akan berdampak pada motivasi belajar dan minta serta pola pikir yang positif bagi siswa, sehingga akan tumbuh kesadaran untuk belajar yang lebih baik. Selain itu, lingkungan belajar yang kondusif juga akan berdampak kepada guru. Guru akan lebih termotivasi untuk mengajar secara optimal, karena merasa nyaman dengan lingkungan belajar. Metode Kajian ini menggunakan metode studi literature review dalam pembahasan terkait lingkungan belajar sebagai pengelolaan kelas belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitan kepustakaan (library research), yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran,