Abidumasy Vol. 04 No. 02 Oktober 2023 | 44 anggaradwinata@unhasy.ac.id PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKOLAH PEDULI SEHAT MELALUI PENANAMAN TOGA DI SEKOLAH DASAR Anggara Dwinata 1* , M. Bambang Edi Siswanto 2 , Emy Yunita Rahma Pratiwi 3 Claudya Zahrani Susilo 4 , Desty Dwi Rochmania 5 1,2,3,4,5 Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang Email : 1 anggaradwinata@unhasy.ac.id Abstract: Indonesia is a country that is very rich in the diversity of flora and fauna. Flora which consists of plants that are in Indonesia are often used by the community as something that is useful for health. These plants can be processed into efficacious traditional medicines. Within the scope of elementary school education, the use of traditional medicinal plants is very relevant in supporting the school community to be aware of the importance of maintaining health by consuming traditional medicines. In Mejoyolosari Village, Jombang Regency is one of the villages in the area that has abundant potential for herbal plants, but in terms of processing there is a lack of knowledge. So that the main goal of carrying out community service activities is to build the mindset of the school community in empowering family medicinal plants in maintaining a healthy lifestyle. The methods used in community service activities consist of: 1) surveys and observations, 2) outreach, 3) counseling, 4) planting, and 5) utilization and processing. The concretization of the results of community service shows that family medicinal plant empowerment activities provide insight and knowledge in theory and practice proportionally. The conclusion of community service activities is a coherent contribution of knowledge about the introduction and management of family medicinal plants as an effort to create schools that care about health and care about the environment. Keywords: Community empowerment, care healthy, TOGA Abstrak: Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keberagaman flora dan fauna. Flora yang terdiri dari tanaman yang berada di Indonesia sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sesuatu yang berguna bagi kesehatan. Tanaman-tanaman tersebut dapat diolah menjadi obat tradisional berkhasiat. Di dalam ruang lingkup pendidikan sekolah dasar, pemanfaatan tanaman obat tradisional sangat relevan dilakukan dalam menunjang masyarakat sekolah untuk sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi obat-obatan tradisional. Di Desa Mejoyolosari, Kabupaten Jombang menjadi salah satu desa di kawasan tersebut yang terdapat potensi tanaman-tanaman herbal yang melimpah, namun dalam sisi pengolahannya kurang akan ilmu pengetahuan. Sehingga tujuan utama dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah membangun pola berpikir masyarakat sekolah dalam memberdayakan tanaman obat keluarga dalam menjaga pola hidup sehat. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari : 1) survei dan observasi, 2) sosialisasi, 3) penyuluhan, 4) penanaman, dan 5) pemanfaatan dan pengolahan. Adapun konkretisasi hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan tanaman obat keluarga sangat memberikan wawasan dan pengetahuan secara teori dan praktik secara proporsional. Konklusi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah sumbangsih ilmu secara koheren tentang pengenalan dan pengelolaan tanaman obat keluarga sebagai upaya menciptakan sekolah peduli sehat dan peduli lingkungan. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Peduli Sehat, TOGA Pendahuluan Pemanfaatan ladang pekarangan, khususnya di lingkungan pendidikan tentunya memiliki banyak tujuan. Adapun tujuan tersebut antara lain dapat dimanfaatkan sebagai apotik hidup, sentra perkebunan, holtikulutura, dan perkembangbiakan tanaman hias. Berdasarkan manfaat yan ada, kiranya hal yang sangat menunjang kebaikan bagi kemaslahatan umat manusia adalah apotik hidup. Apotik hidup adalah istilah lahan