EISSN: 2622-6774 Vol 10 No.1 Maret 2023 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/cived/index 53 Pengaruh Microbially Induced Calcite Precipitation (MICP) terhadap Perilaku Kuat Geser Tanah Terkontaminasi Batubara Andi Marini Indriani 1* , Gunaedy Utomo 2 1,2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan, 76114, Indonesia * Corresponding author, e-mail: andi.marini@uniba-bpn.ac.id Received 22 th Feb 2023; 1 st Revision 7 th March 2023; Accepted 22 th March 2023 DOI: doi.org/10.24036/cived.v10i1.122318 ABSTRAK Microbially induced calcite precipitation (MICP) adalah teknik perbaikan tanah dengan menggunakan mikroorganisme yang mampu mengubah dan meningkatkan sifat mekanik dan fisik. Dalam penelitian ini, uji geser langsung dengan mengacu pada standard SNI 03-3420- 1994 digunakan untuk mengetahui pengaruh pengendapan calcite terhadap perilaku kuat geser tanah terkontaminasi batubara. Bakteri Bacillus subtilis sebanyak 6% ditambahkan ke dalam tanah yang terkontaminasi 5%, 10% dan 15% batubara. Bakteri yang digunakan menggunakan kultur 3 hari dimana berada pada fase stasioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang cukup baik terhadap nilai kohesi dan sudut geser dalam sebagai parameter kuat geser setelah masa pemeraman. Stabilisasi MICP pada tanah terkontaminasi 5% batubara meningkatkan kuat geser sebesar 3 kali lipat sedangkan pada tanah terkontaminasi 10% dan 15% batubara terjadi peningkatan kuat geser masing-masing sebesar 7 dan 15 kali lipat dibandingkan dengan tanah asli. Kata Kunci: MICP; kuat geser; batubara; bacillus subtilis. ABSTRACT Microbially induced calcite precipitation (MICP) is a soil improvement technique using microorganisms that are able to change and improve mechanical and physical properties. In this study, the direct shear test with reference to the SNI 03-3420-1994 standard was used to determine the effect of calcite deposition on the shear strength behavior of coal- contaminated soils. . Bacillus subtilis bacteria as much as 6% was added to soil contaminated with 5%, 10% and 15% coal. The bacteria used used a 3-day culture which was in the stationary phase. The results showed that thestabilization increase in the cohesion and internal shear angle as shear strength parameters after the curing period. MICP stabilization on 5% coal contaminated soil increased shear strength by 3 times, whereas on 10% and 15% contaminated soil there was increase in shear strength of 7 and 15 times than untrated soil. Keywords: MICP; shear strength; coal; bacillus subtilis. Copyright © Andi Marini Indriani, Gunaedy Utomo This is an open access article under the: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ PENDAHULUAN Daeah bekas tambang batubara seringkali ditinggalkan begitu saja tanpa dikelola dengan baik sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat memprihatinkan [1]. Daerah bekas galian menyebabkan kontur tanah berupa lereng-lereng curam yang tidak tertutup oleh tanaman pelindung berpotensi besar mengalami erosi dan bahaya kelongsoran pada musim