DIGITALISASI PUSAT INFORMASI DAN ADMINISTRASI DATA PADA POSYANDU ALAMANDA BERBASIS WEB Sofia Naning Hertiana 1 , Ridha Muldina Negara 1 , Ratna Mayasari 1 , Xavier Samuel MFP 1 , Salwa Aulia Farida Y 1 , dan Faishal Yusuf Baqir 1 . 1 Program Studi Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Jl. Telekomunikasi no. 1, Bandung 40257, Indonesia E-mail: sofiananing@telkomuniversity.ac.id, ridhanegara@telkomuniversity.ac.id, ratnamayasari@telkomuniversity.ac.id, xavier@telkomuniversity.ac.id, salwaafariday@student.telkomuniversity.ac.id, faishalyb@student.telkomuniversity.ac.id. Abstrak Pada era digital saat ini, proses administrasi secara manual seperti menulis di kertas dan buku mulai ditinggalkan. Hal ini dikarenakan teknologi terus berkembang, salah satunya pemanfaatan website sebagai pusat informasi dan memudahkan proses administrasi. Proses peralihan ini disebut dengan proses digitalisasi pusat informasi dan administrasi data. Menggunakan website membuat kita dengan mudah mengakses informasi karena dapat diakses dari Komputer Personal maupun Smartphone. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Alamanda merupakan salah satu pos pelayanan terpadu yang berada di kota bandung. Saat ini Posyandu Alamanda masih melakukan proses administrasi kegiatan posyandu secara manual, dengan menggunakan buku yang membuat pencatatan dan pengelolaan data menjadi kurang baik. Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk mendigitalisasikan sistem administrasi pada posyandu alamanda.. Implementasi Digitalisasi ini menggunakan fitur Website dan Form untuk mendata administrasi dan pusat dari jadwal yang ada di Posyandu tersebut. Target yang dicapai pada kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu perubahan sistem yang semula manual menggunakan alat tulis tradisional menjadi serba digital yang berbasis Website dan Form guna membantu pelayanan yang optimal dan efisien disaat era digitalisasi ini. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu mengurangi angka buta teknologi khususnya di lingkungan Posyandu Alamanda Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Kata Kunci: Website, Information System, Digitalization 1. Pendahuluan Sistem informasi administrasi pada suatu instansi, perusahaan, maupun lembaga adalah salah satu komponen penting. Pendaftaran, pembayaran, penjadwalan, dan laporan keuangan adalah salah satu bagian dari administrasi. Pada era digital saat ini tentunya sistem administrasi pada suatu lembaga negeri maupun swasta harusnya telah terkomputerisasi demi mempermudah, mempercepat pelayanan, serta mengahasilkan laporan yang terperinci dan mudah untuk di kelola, tak terkecuali pada Lembaga masyarakat khusunya posyandu. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Alamanda merupakan salah satu posyandu di kota bandung didirikan tanggal 22 Januari tahun 2008 di wilayah kelurahan Rancabolang, kecamatan Gedebage kota Bandung.. Sistem administrasi pada posyandu alamnda saat ini seperti pendaftaran pasien, balita, ibu hamil , dan lain-lain masih serba manual yaitu dengan pencatatan menggunakan buku atau kertas dan pusat informasi pada posyandu ini pun masih kurang memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem website yang dapat mengorganisir semua kegiatan operasional Posyandu. Sistem website yang akan dibuat ditujukan untuk membantu dan memudahkan operational dan administrasi Posyandu Alamanda. Maka dari itu kegiatan Pengabdian Masyarakat 2022 ini, memilih Pusat sistem Informasi yang berbasis Web. 2. Metodologi Sebelum mengadakan pengabdian masyarakat, tim dosen PKM dari FTE Tel-U melakukan tahapan survey kepada Posyandu Alamanda. Dalam survey tersebut, tim dosen mencari dan melakukan diskusi dengan pihak manajemen puskesmas Alamanda akan permasalahan yang dihadapi oleh pihak posyandu. Dari berbagai permasalahan yang ada, tim dosen melakukan klasifikasi terhadap masalah yang ada pada posyandu tersebut. Ada permasalahan yang cukup menjadi perhatian pada posyandu tersebut yaitu proses administrasi yang serba manual seperti pendataan yang masih memakai kertas atau buku atau belum terdigitalisasi. Adanya platform yang mendukung seperti Web sangat dibutuhkan dalam menanggulangi masalah ini terutama dalam proses administrasi pada posyandu.