1 LEKSIKON PERPADIAN DALAM MASYARAKAT DAYAK JALAI DI KABUPATEN KETAPANG Gunawan Kardi, Sisilya Saman Madeten, Agus Syahrani Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Untan Pontianak Email: gunawankanayatn1996@gmail.com Abstract This study view on lexicon of rice in the Dayak Jalai Society in Ketapang Regency. Rice is everything related to rice farming activities in the community. The problem in this study was regarding the grouping of the lexicon of rice, semantic relations, and the level of understanding of the noun, verb and adjective lexicon. The method used was descriptive with a form of qualitative research. The data source was the informant and the data was in the form of a lexicon regarding the rice in the Dayak Jalai community. The technique used was an interview while the data collection tool was in the form of a recording device and a camera from a cell phone, pens and notebooks. Based on the results of the analysis found that 100 data lexicon of rice that which is divided into 16 claisifications parts of rice plants, animals disturbing, plants disturbing, rice farming process, traditional supplementary materials, tools for customary ritual activities, time for carrying out farming and traditional rituals data, characters in traditional rituals, objects related to rice, tools for cleaning land, soil type, rice type, rice planting tool, harvesting tool, paddy grooves become rice, and tools make paddy into rice. Key words: Dayak Jalai Ketapang, Lexicon, Rice PENDAHULUAN Bahasa Dayak Jalai merupakan salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Penutur utama dari bahasa ini adalah masyarakat Dayak Jalai yang ada di Kabupaten Ketapang. Bahasa Dayak Jalai ini perlu kita lestarikan dan kita jaga dengan baik dari segi keaslian bahasa yang digunakan dan tradisi-tradisi yang ada dalam masyarakat Dayak Jalai. Bahasa Dayak Jalai digunakan sebagai bahasa sehari- hari oleh suku Dayak Jalai yang ada di Desa Bikusarana, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang untuk berkumunikasi. Dayak Jalai dapat dibedakan atas subbahasa seperti bahasa Tanjung, Benatu, Sumanjawat, Perigi, Tambiruhan, Pringkunyit, Riam, dan bahasa Penyarang. Bahasa Peringkunyit adalah bahasa yang dituturkan oleh masyarakat suku Dayak Jalai yang bermukim di kampung Peringkunyit, Belanai, Banyam, dan kampung Sungai Lalang. Bahasa Dayak Jalai di Kecamatan Manis Mata dituturkan di kampung Sengkuang, Merabung, Sempupuan, dan Pangkalan Baru. Bahasa Peringkunyit sepintas lalu mempunyai kemiripan dengan bahasa Riam dan Sekakai. Tiga kelompok bahasa ini mempunyai kesamaan dari pelafalan bunyi vocal ā€œeā€. Perpadian adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan berladang padi dalam masyarakat. Kegiatan berladang ini menyangkut tentang begian tumbuhan padi, hewan pengganggu, tumbuhan pengganggu, proses berladang, bahan pelengkap adat, alat ritual berladang, pelaku dalam ritual berladang, benda yang berhubungan dengan padi, alat pembersih lahan, jenis padi, alat menanam, alat memanen, alur padi jadi beras, dan alat yang digunakan untuk membuat padi menjadi beras. Berladang padi merupakan suatu kegiatan bertani atau bercocok tanam dengan memanfaatkan hutan dan tanah di alam sebagai lahannya. Proses pemanfaatan hutan dan pengubahan tanah di alam dijadikan lahan berladang padi yang merupakan suatu kegiatan yang berproses mulai dari pramenanam, menanam, memanen, dan pascapanen. Berladang padi sebagai satu sistem pertanian tradisional yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat di Kalimantan Barat khususnya Suku Dayak. Berladang padi termasuk kegiatan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran