56 Jl. Prof. Dr. Hamka, Kampus UNP Air Tawar, Padang DIALEK BAHASA SUNDA DI JAWA BARAT DAN SEKITARNYA Early Azhar Diwarya 1 , Lia Berliana 1 , Mirna Kurniasih 1 , Muhamad Nurwahyudin 1 , Siti Hamidah 1 1 Program Studi Sains Informasi, Geografi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia earlyazhar@upi.edu,liaberliana30@upi.edu ,mirna.kuniasih88@upi.edu, mnwahyudin123@upi.edu ABSTRAK Bahasa merupakan sarana komunikasi sehari-hari masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial di masyarakat. Bahasa Sunda merupakan bahasa pengantar daerah budaya Sunda yang dituturkan oleh 42 juta jiwa, dan merupakan bahasa daerah yang paling banyak ke-2 digunakan di Indonesia dengan penutur tersebar di provinsi Jawa Barat dan sekitarnya. Penutur bahasa Sunda sangat banyak sehingga setiap daerah memiliki dialek yang berbeda karena berbagai faktor, salah satunya adalah letak geografis. Untuk menganalisis faktor letak geografis yang memengaruhi persebaran ragam dialek Sunda, diperlukan metode sastra untuk menganalisis kondisi wilayah dan perbedaan dialek yang dipengaruhi letak geografis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan meneliti fenomena yang ada dengan studi dari sumber literatur dan internet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh letak geografis terhadap perbedaan dialek, khususnya bahasa Sunda yang penuturnya berada di provinsi Jawa Barat dan Banten dalam keadaan yang berbeda dan terpisah secara geografis. Secara umum dapat dikatakan bahwa kondisi geografis Provinsi Jawa Barat dan sekitarnya berbeda yaitu bentang alam dan morfologi dari pantai hingga pegunungan dapat menciptakan dialek tersendiri sesuai dengan kondisi geografis yang seharusnya menjadi faktor. memengaruhi perbedaan dialek Bahasa Sunda. Kata Kunci: Dialek, Bahasa Sunda, Persebaran Dialek Bahasa Sunda ABSTRACT Language is a means of daily communication for the community to carry out social activities in the community. Sundanese is the regional language of instruction of Sundanese culture spoken by 42 million people, and is the 2nd most widely spoken regional language in Indonesia with speakers spread across West Java province and its surroundings. Sundanese speakers are so numerous that each region has different dialects due to various factors, one of which is geographical location. To analyze geographical location factors that affect the distribution of Sundanese dialect varieties, a literary method is needed to analyze regional conditions and dialect differences influenced by geographical location. The research method used is a literature study by examining existing phenomena with studies from literature sources and the internet. The purpose of this study is to analyze the influence of geographical location on dialect differences, especially Sundanese whose speakers are in the provinces of West Java and Banten in different and geographically separated circumstances. In general, it can be said that the geographical conditions of West Java Province and its surroundings are different, namely the landscape and morphology from the coast to the mountains can create its own dialect according to geographical conditions that should be a factor. influence differences in Sundanese dialects. Keyword: Dialect, Sundanese Language, Distribution of Sundanese Language Dialect DOI 10.24036/geografi/vol12-iss1/3454