Serambi Engineering, Volume V, No. 3, Juli 2020 hal 1123 - 1136 1123 p-ISSN : 2528-3561 e-ISSN : 2541-1934 Model Pengelolaan Agrowisata Yang Terintegrasi Dengan Wisata Rohani Salib Kasih Di Tarutung Dharma Putera Simanungkalit 1 *, Agus Purwoko 2 , T. Alief Aththoric 3 1 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Universitas Sumatera Utara 2 Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara 3 Fakultas MIPA, Universitas Sumatera Utara *Koresponden email : dpsimanungkalit99@gmail.com Diterima: 13 Juni 2020 Disetujui: 23 Juni 2020 Abstract Salib Kasih is located in the pine forest area has been made an icon of the city of Tarutung as a religious tourism destinations that visited by many tourists. Geographically, this area has a landscape with a distinctive panorama of fresh pine forests and agricultural cultivation land. The area has great potential in sustainable agro-tourism management and can increase Local Government Revenue (PAD). However although, this potential has not been exploited as one of the agro tourism management models that is integrated with the religious history destination of the Salib Kasih. This study aimed to develop an agritourist management model by analyzing the needs of facilities and infrastructure that are integrated with religious tourism in Salib Kasih area’s. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded there are some alternative agrotourism management models which integrated the religious tourism of Salib Kasih area’s by paying attention to the local wisdom, cultivation product, cattle farm, and bee keeping. Keyword: Agrotourism management model, agrotourism, Salib Kasih, North Tapanuli, Tarutung Abstrak Salib Kasih yang terletak di kawasan hutan pinus telah dijadikan ikon kota Tarutung sebagai kota wisata rohani yang banyak dikunjungi wisatawan. Secara geografis, kawasan ini memiliki bentang alam dengan panorama khas hutan pinus yang sejuk dan lahan budidaya pertanian. Kawasan Salib Kasih memiliki potensi besar dalam pengelolaan agrowisata yang lestari dan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah. Namun hingga saat ini, potensi tersebut belum dimanfaatkan sebagai salah satu model pengelolaan wisata agro yang terintegrasi dengan wisata sejarah rohani Salib Kasih. Tujuan penelitian adalah menyusun model pengelolaan agrowisata dengan menganalisa kebutuhan sarana dan prasarana yang terintegrasi dengan wisata rohani pada Salib Kasih. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa model pengelolaan Kawasan Salib Kasih adalah wisata rohani yang terintegrasi pada sosial budaya masyarakat yang kuat melalui bentuk paket-paket alternatif pengelolaan wisata pertanian masyarakat berupa kebun jeruk, peternakan sapi, dan ternak lebah madu. Kata kunci: Model pengelolaan agrowisata, Salib Kasih, wisata agro, Tarutung, Tapanuli Utara 1. Pendahuluan Pemanfaatan sumber daya alam dapat diukur secara ekonomi maupun non ekonomi. Pemanfaatan tersebut dengan memperhatikan konten pengelolaan potensi lahan yang dapat langsung menjadi produk unggulan ataupun jasa ekologisnya. Disisi lain, pemanfaatan panorama dan keindahan hutan juga dapat diintegrasikan dengan pemanfaatan hasil pertanian, peternakan atau bangunan bersejarah yang dapat dibuat menjadi suatu model pengelolaan agrowisata berbasis obyek wisata religius. Pembangunan pariwisata menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan menjadi misi pembangunan daerah yaitu meningkatkan destinasi wisata melalui pengembangan kawasan wisata alam dan budaya rohani serta agrowisata. Misi tersebut telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah (2019-2024) yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Utara [1]. Hingga saat ini upaya pemerintah kabupaten dalam mengembangkan kegiatan atau obyek wisata yang berwawasan lingkungan telah mendapat perhatian yang baik. Ibukota kabupaten yaitu Kota Tarutung dalam perspektif kepariwisataan memiliki potensi strategis sebagai kota wisata rohani dimana salah satu lokasinya bernama Salib Kasih, yang merupakan bangunan religius bersejarah. Selain itu, berdasarkan potensi geografis Salib Kasih memiliki keindahan alam dengan ciri khas hutan pinus yang segar serta luasan lahan yang dapat dikelola untuk budidaya pertanian.