JDC Vol. 06 No. 2 Agustus Tahun 2022 | 95 p-ISSN : 2548-8783 e-ISSN : 2548-8791 Public Speaking untuk Menunjang Pembuatan Materi Pembelajaran Digital di SD Muhammadiyah 08 Semarang Liliek Budiastuti Wiratmo 1 , Nur Laili Mardhiyani 2 , Arifa Rachna Febriyani 3 1,2,3 Prodi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro liliekbewe@yahoo.com Abstract The Covid-19 pandemic changes many aspects in life. One of them is the education process. The learning process that was once held offline and allows teachers and students to meet and interact directly had became challenging when all of them has to be done online. Online learning process need to have teacher’s skill to make digital learning material. One of the factor that helps to improve the learning material quality is the teachers’ public speaking skill. The partner in this community service is the teachers in SD Muhammadiyah 08, Semarang who feels they’re lacking in public speaking skill especially to talk in front of camera. The method is divided into four session: material explanation, deepening, practice, and the public speaking practice evaluation. From the evaluation result, there is an improvement in public speaking knowledge and skill. Before the training activity, from 17 participants, there are only two persons who has heard about the term public speaking. After the training, every participant understand public speaking, and some of then can even practice the skill. Abstrak Pandemi Covid-19 mengubah berbagai aspek dalam kehidupan. Salah satu diantaranya adalah proses belajar mengajar. Proses pembelajaran yang semula dilaksanakan secara luring dan memungkinkan guru dan murid dapat bertemu bahkan bersentuhan menjadi tantangan saat harus dilakukan secara daring. Dalam proses pembelajaran daring memerlukan keterampilan guru untuk membuat materi pembelajaran digital. Salah satu faktor yang mendukung kualitas materi pembelajaran digital adalah kemampuan public speaking guru. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah guru SD Muhammadiyah 08 Kota Semarang yang merasa kurang memiliki kemampuan dalam public speaking terlebih untuk berbicara di depan kamera. Metode yang digunakan terbagi dalam empat sesi: paparan materi, pendalaman, praktik dan evaluasi hasil praktik public speaking. Dari hasil evaluasi didapat adanya penambahan pengetahuan dan ketrampilan public speaking. Sebelum kegiatan pelatihan dari 17 peserta hanya dua orang yang pernah mendengar tentang public speaking. Setelah pelatihan seluruh peserta memahami public speaking, beberapa peserta dapat mempraktikkan keterampilan tersebut. Key word: Digital learning; public speaking; virtual public speaking Kata Kunci bakso ikan; gurami; nilai tambah produk; organoleptik; pengolahan pangan Journal Of Dedicator Community ISSN: 2548-8783 (p); 2548-8791 (e), Vol 6 No 2 Agustus 2022: 95-108 DOI: https://doi.org/10.34001/jdc.v6i2.3735