173 HUBUNGAN USIA DAN MASA KERJA DENGAN NILAI AMBANG DENGAR PEKERJA YANG TERPAPAR BISING DI PT. X SIDOARJO Winda Wahyuni Putri, Tri Martiana Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga E-mail: windawahyuniputry@gmail.com ABSTRACT One factor that could result in disturbance of health in the process production is noise the following noise interferes due to the use of thr machine production. The purpose of this study was to analyze the correlation of age and working period with hearing threshold value of workers exposed to noise in the unit of production Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo. This study used cross-sectional design. Population of the study is labor in the production of Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo as many as 108 employees. Samplesin this study are 28 employees, taken by simple random sampling with criteria inklusi willing to be the sample of the research and not experience pain (no history of ear disease and had never experienced head trauma). Variables independent is age, and working period. Variable dependent is a hearing threshold value. Noise measurements in the unit production of Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo show his worth beyond NAB (106 dB s/d 107 dB). Workup audiometri show 22 from 28 sample had abnormal hearing threshold value (> 25 dB). Test with correlation pearson showed relationship age and working period with hearing threshold value. Conclusion from this study is that noise in the unit production of Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo beyond NAB and many workers had abnormal hearing threshold value as the correlation of age and working period with a worker hearing threshold value PT. X Sidoarjo. Do the rotation of workers to reduce long exposure to high risk workers exposed to noise. Keywords: age and working period, hearing threshold value, noise exposure ABSTRAK Salah satu faktor yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dalam proses produksi adalah kebisingan berupa suara yang mengganggu akibat penggunaan mesin produksi. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan usia dan masa kerja dengan Nilai Ambang Dengar pekerja yang terpapar bising di unit produksi Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kerja di unit produksi Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo sebanyak 108 pekerja. Sampel penelitian sebanyak 28 pekerja yang diambil secara simple random sampling dengan kriteria inklusi bersedia menjadi sampel penelitian dan tidak mengalami sakit (tidak memiliki riwayat penyakit telinga dan tidak pernah mengalami trauma kepala). Variabel independen adalah usia dan masa kerja. Variabel dependen adalah nilai ambang dengar. Pengukuran kebisingan di unit produksi Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo, menunjukkan nilainya melebihi NAB (106 dB s/d 107 dB). Hasil pemeriksaan audiometri menunjukkan 22 dari 28 sampel nilai ambang dengarnya tidak normal (> 25 dB). Pengujian dengan uji korelasi pearson menunjukkan ada hubungan usia dan masa kerja dengan nilai ambang dengar pekerja. Kesimpulan penelitian ini adalah kebisingan di unit produksi Steel Melting Shop PT. X Sidoarjo, melebihi NAB dan banyak pekerja memiliki Nilai Ambang Dengar tidak normal serta ada hubungan usia dan masa kerja dengan Nilai Ambang Dengar pekerja PT. X Sidoarjo. Lakukan rotasi pekerja untuk mengurangi lama paparan pada pekerja yang berisiko tinggi terpapar bising. Kata kunci: usia dan masa kerja, Nilai Ambang Dengar, terpapar bising PENDAHULUAN PT.X Sidoarjo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing yaitu perusahaan peleburan baja, yang terletak di Desa Kedungturi, Taman, Sidoarjo. Bahan baku utama yang diolah dalam peleburan pabrik ini adalah steel scrap (besi tua) dan sponge iron. Bahan baku tambahannya adalah berupa ferro silicon, ferromanganese, ankerfrit nx 95, ankerhearth nn 95, dolomite, lime, carbon raiser 211, dan bahan penolong lainnya yang akan diolah menjadi billet (balok baja dengan ukuran tertentu) dan wire rod. PT. X Sidoarjo salah satu industri terbesar yang memproduksi baja. Steel melting shop merupakan tempat peleburan besi-besi tua sedangkan Steel making merupakan proses peleburan besi-besi tua (scrap) . Proses