Sir Kalifatullah ..Implementasi Manajemen.. 205 Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen (E-ISSN : 2615-4978, P-ISSN : 2086-4620) Vol 13 No 2, Juli 2022 Implementasi Manajemen Rantai Pasok pada Industri Kue Sir Kalifatullah Ermaya 1) , Iwan Mulyana 2) , Husnah Nur Laela Ermaya 3) , Ucu Nurwati 4) Universitas Koperasi Indonesia 1), 2), 4) UPN Veteran, Jakarta 3) kalifatullah86@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Implementasi Manajemen Rantai Pasok pada Industri Kue (Studi Kasus di Eti Snack, Kalipucang)”. Penulisan penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa kendala yang sering dialami oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Responden terdiri dari owner dan lima orang karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: perusahaan telah menerapkan sistem manajemen rantai pasok dengan baik, pemasok merupakan kunci bagi perusahaan dalam keberlangsungan produksi berbagai macam kue, ketepatan dalam pendistribusian dan kualitas bahan baku mempengaruhi produksi kue yang berimplikasi pada kualitas nilai konsumen, dan distributor menjadi penengah dalam keberhasilan perusahaan menjual produk terutama untuk kue kering. Untuk semua ini, perusahaan diharapkan senantiasa terus meningkatkan kapabilitasnya sehingga memiliki keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Rantai Pasok, Industri Kue ABSTRACT This research is entitled "Implementation of Supply Chain Management in the Cake Industry (Case Study at Eti Snack, Kalipucang)". The writing of this research is motivated by several obstacles that are often experienced by companies. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The respondents consisted of the owner and five employees. The results show that: the company has implemented a supply chain management system well, suppliers are the key for the company in the sustainability of the production of various kinds of cakes, accuracy in distribution and quality of raw materials affect cake production which has implications for the quality of consumer value, and distributors act as mediators in success. The company sells products mainly for pastries. For all of this, the company is expected to continuously improve its capabilities so that it has a sustainable competitive advantage. Keywords: Supply Chain Management, Bakery Industry PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian penting yang berkontribusi terhadap roda perekonomian bangsa Indonesia. Bisnis ini biasanya dilakukan oleh seorang individu (perorangan), kelompok, rumah tangga maupun badan usaha kecil. Adanya pandemik Covid-19 pada Maret 2020 telah memberikan dampak tidak terduga pada seluruh jenis usaha dan bisnis. Tak terkecuali terhadap UMKM yang ada di Indonesia. Untuk itu, pemerintah mendorong peningkatan perluasan akses pembiayaan untuk UMKM agar porsi kredit UMKM ditingkatkan pada tahun 2022 sebesar 20% dan secara bertahap menjadi 30% pada tahun 2024 sebesar Rp 455,62 triliun (https://kemenkeu.go.id) Gambar 1 Proporsi Kredit UMKM menurut Kategori Usaha (Januari 2022) Sumber : Bank Indonesia (BI), 25 Maret 2022