1196 ANALISIS PENDAPATAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA CIKAHURIPAN KABUPATEN SUKABUMI INCOME ANALYSIS OF FISHING COMMUNITIES IN CIKAHURIPAN VILLAGE, SUKABUMI REGENCY DELA DEVITA 1) , EMA HILMA MEILANI 2) , ENDANG TRI ASTUTININGSIH 3) 1,2,3) Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Sukabumi 1 deladevita88@gmail.com, 2 emahilma027@ummi.ac.id, 3 end.end2016@ummi.ac.id ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pendapatan nelayan di Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dan membandingkan tingkat pendapatan nelayan dengan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah obseervasi,wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan nelayan menggunakan daftar pertanyaan atau kuisioner. Pengukuran sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan rata-rata nelayan per bulan adalah Rp 3.480.000. Pendapatan yang diperoleh oleh nelayan lebih besar dari pada nilai UMK yang berlaku di Kabupaten Sukabumi tahun 2022. Maka dapat disimpulkan bahwa nelayan memiliki pendapatan yang layak dan dapat dikatakan memiliki tarap hidup sejahtera. Kata Kunci: Pendapatan, nelayan, upah minimum kabupaten (UMK) ABSTRACT The purpose of this study was to determine the income level of fishermen in Cikahuripan Village, Cisolok District, Sukabumi Regency and compare the income level of fishermen with the State Minimum Wage (SMW) of Sukabumi Regency. This research was conducted using descriptive research methods with a qualitative approach. The data collection techniques carried out are obseervation, interviews, and documentation. Data collection was carried out through face-to-face interviews with fishermen using a list of questions or questionnaires. Sample measurement using purposive sampling technique. The results showed that the average income of fishermen per month was Rp 3,480,000. The income earned by fishermen is greater than the value of SMW prevailing in Sukabumi Regency in 2022. So it can be concluded that fishermen have a decent income and can be said to have a prosperous life. Keywords: Income, fishing community, state minimum wage (SMW) PENDAHULUAN Subsektor perikanan merupakan subsektor yang memiliki peranan, fungsi, dan kontribusi penting dalam pembangunan sektor pertanian. Modernisasi yang terjadi di setiap bagian kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dengan bidang perikanan yang mengalami perubahan. Pada bidang perikanan kegiatan pemamfaatan sumber daya perikanan dapat dilaksanakan dalam bentuk program modernisasi perikanan (Blue Revolution). Sejalan dengan hal tersebut, Eddy dan Wahyuni (2019) menjelaskan bahwa modernisasi perikanan adalah strategi pembangunan yang dikembangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas tangkapan.