Jurnal Pertambangan 93 http://ejournal.ft.unsri.ac.id/index.php/JP Jurnal Pertambangan Vol. 5 No. 2 Mei 2021 ISSN 2549-1008 ABSTRACT EVALUASI AKTIVITAS PEMUATAN LUMPUR PADA KEGIATAN PENAMBANGAN BATUBARA EVALUATION OF MUD LOADING IN COAL MINING ACTIVITY R. Saweni 1 , YS. Novianti 2* , KS. Putri 3 1-3 Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru, Kalimantan Selatan e-mail: 1 ruwaydahsaweni015@gmail.com, * 2 yuniar@ulm.ac.id, 3 karinashella@ulm.ac.id ABSTRAK Lumpur merupakan batuan sedimen berbutir halus yang memiliki kandungan utama berupa lempung dan lanau. Ukuran butirannya dapat mencapai 0.0625 mm (0.0025 inci). Pada umumnya proses pemindahan lumpur pada kegiatan penambangan dapat menggunakan slurry pump, namun untuk memanfaatkan ketersediaan alat mekanis perusahaan mencoba menggunakan metode load-haul-dump sebagai alternatif dalam melakukan pemindahan lumpur dari pit penambangannnya. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat membantu kegiatan pemindahan lumpur dan dapat bekerja dengan efektif dan ekonomis untuk dapat dipertimbangkan keberlanjutannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan aktual di lapangan untuk mendapatkan keserasian penggunaan alat angkut dan alat gali muat. Adapun metodologi yang digunakan adalah menghitung dan membandingkan produktivitas dari masing-masing alat gali. Proses pemuatan lumpur menggunakan 2 cara yaitu, single digger dan double digger, peralatan yang digunakan berupa alat gali muat excavator Hitachi EX1200 dengan kapasitas 6.7m³ dan alat angkut Komatsu HD465-7 dengan kapasitas 20m³. Dari hasil perhitungan produktivitas rata-rata aktual alat gali muat diperoleh yang terendah dengan metode double digger sebesar 288.10m³/jam pada tanggal 26 September 2019 dan yang tertinggi dengan metode single digger sebesar 495.80m³/jam pada tanggal 28 September 2019. Faktor yang paling berpengaruh pada kegiatan loading lumpur dan pembuatan tanggul pada produktivitas adalah delay time sebesar -0.997 berdasarkan nilai korelasinya. Dengan berbagai hambatan yang terjadi sehingga dapat memperkecil waktu kerja efektif yang mengakibatkan efisiensi kerja dan produktivitas rendah. Kata kunci : Gali-Muat-Angkut, Pemuatan Lumpur, Penggalian Tunggal dan Ganda Mud is a fine-grained sedimentary rock whose main content is clay and silt. The grain size can be up to 0.0625 mm (0.0025 inches). As a rule, removing mud in mining activities can use a slurry pump, but the mining company tries to use the load-haul-dump method as an alternative in removing mud from its mining pits. Therefore, an actual technical analysis is needed to get the suitability of the digging and transportation tools. The mud loading process uses two methods: a single digger and a double digger. The equipment used is a Hitachi EX1200 excavator with a capacity of 6.7m³ and a Komatsu HD465-7 haul-dump with a capacity of 20m³. Calculation of digging and loading equipment productivity provide value lowest average actual excavator was on 26 September 2019 at 288.10m³ / hour using the double digger method. The highest actual average productivity was 28 September 2019, amounting to 495.80m³ / hour with a single digger method. In the mud loading activity, the most influencing factor on productivity based on the correlation value is the delay time that is -0.997. Various obstacles occur to minimize effective working time, which causes work efficiency and low productivity. Keywords : Load-Haul-Dump, Mud Loading, Single And Double Digger