Volume 6, Nomor 1, Oktober 2004 ISSN 1411-1349 Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Teknologi Akselerator dan Aplikasinya Vol. 6, No.1, Oktober 2004 : 210 - 216 210 PENGARUH KENAIKAN ARUS DEUTRON DAN WAKTU IRADIASI TERHADAP FLUKS NEUTRON DARI GENERATOR NEUTRON PADA ANALISIS AKTIVASI FOIL MnCu Elin Nuraini, E.Supriatni Puslitbang Teknologi Maju - Batan ABSTRAK PENGARUH KENAIKAN ARUS DEUTRON DAN WAKTU IRADIASI TERHADAP FLUKS NEUTRON DARI GENERATOR NEUTRON PADA ANALISIS AKTIVASI FOIL MnCu. Telah dilakukan pengukuran fluks neutron cepat yang dihasilkan oleh generator berdasarkan reaksi D-T dengan variasi arus deutron dan waktu iradiasi. Pengukuran dilakukan dengan metode analisa aktivasi menggunakan foil MnCu sebagai cuplikan standar. Variasi arus deutron adalah 400, 500, 600, 700, dan 750 µA. Sedangkan variasi waktu iradiasi adalah 10, 20, 30, dan 40 menit untuk masing-masing variasi arus. Pencacahan dilakukan dengan menggunakan detektor NaI(Tl) yang dirangkai dengan komputer dengan program accuspec sebagai MCA. Hasil yang diperoleh bahwa arus deutron meningkat dengan meningkatnya fluks neutron terdeteksi yaitu (3,1 s/d 3,8) × 10 6 cm -2 .dt -1 , (4,5 s/d 10,1) × 10 6 cm -2 .dt -1 , (7,8 s/d 26,0) × 10 6 cm -2 .dt -1 , (10,5 s/d 21,2) × 10 6 cm -2 .dt -1 , dan (20,0 s/d 46,0) × 10 6 cm -2 .dt -1 untuk arus 400 µA, 500 µA, 600 µA, 700 µA, dan 750 µA. Sedangkan dari empat macam variasi waktu diperoleh fluks neutron yang fluktuatif. Kata kunci : Fluks neutron, Aktivasi ABSTRACT INFLUENCE OF INCREASING DEUTRON BEAM CURRENT AND IRRADIATION TIME ON THE NEUTRON FLUX OF NEUTRON GENERATOR ON ACTIVATION ANALYSIS MnCu FOIL. The fast neutron flux which is produced in neutron generator based on D-T reaction has been measured as a function of deutron beam current and irradiation time. The measurement was done by fast neutron activation analysis method using MnCu foil as standard sample. The deutron beam current variation were 400, 500, 600, 700, and 750 µA. The irradiation time variation were 10, 20, 30, and 40 minutes. Gamma rays that emitted as an irradiation product was analyzed by gamma accuspec spectrometer using NaI(Tl) detector. It was shown that neutron flux increase with the increasing of deutron beam current which were (3,1 s/d 3,8) × 10 6 cm -2 .dt - 1 , (4,5 s/d 10,1) × 10 6 cm -2 .dt -1 , (7,8 s/d 26,0) × 10 6 cm -2 .dt -1 , (10,5 s/d 21,2) × 10 6 cm -2 .dt -1 , dan (20,0 s/d 46,0) × 10 6 cm -2 .dt -1 for 400 µA current, for 500 µA current, for 600 µA current, for 700 µA current, and for 750 µA current. While from time variation, it was found that the fluxs were fluctuated. Key Word : Neutron flux, Activation. PENDAHULUAN eaksi nuklir pada dasarnya adalah interaksi antara dua partikel, yaitu partikel penumbuk berkecepatan tinggi yang disebut proyektil dan partikel berkecepatan rendah atau bahkan diam sama sekali yang disebut target. Reaksi nuklir yang dikehendaki dapat diperoleh dengan suatu peralatan yang memungkinkan terjadinya reaksi nuklir, yang dikenal dengan akselerator atau pemercepat partikel. Pada penelitian ini akselerator yang digunakan adalah akselerator generator neutron yang satu diantara pemanfaatannya adalah untuk analisa aktivasi neutron cepat. Metode analisa aktivasi neutron merupakan teknik yang paling peka untuk pengujian/penentuan unsur-unsur dari bahan dibanding teknik lainnya seperti AAS dan NAA [1] . Metode analisa aktivasi neutron merupakan metode penentuan unsur-unsur yang sekaligus dapat menentukan kadarnya secara bersamaan tanpa pemisahan kimia, tanpa merusak dan dapat dilakukan dalam waktu yang relatif cepat. Kadar unsur dalam cuplikan, kualitatif maupun kuantitatif ditentukan berdasarkan aktivitas radioisotop yang dihasilkan dalam proses aktivasi. Syarat yang harus dipenuhi pada metode ini antara lain : (a) tampang R