DOI : 10.32528/elkom.v5i1.9192 38
ISSN : 2685-1814 (Print )
ISSN : 2685-7677 (Online)
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Volume 5 Nomor 1 Maret 2023 ǁ Hal. 38 - 44
Prototipe Teknologi Tepat Guna Bertenaga Cahaya Matahari Pengusir Hama
Burung Berbasis Smartphone dan Arduino Uno
Aldi Fadilah Isma
1
, Manutur JT Siagian
1
, Muchlis Abdul Muthalib
1*
Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh
Email: muchlis.abd@unimal.ac.id
*
Naskah Masuk: 07 Januari 2023; Diterima: 10 Februari 2023; Terbit: 17 Maret 2023
ABSTRAK
Abstrak - Sebagian besar masyarakat indonesia mengkonsumsi makanan pokoknya adalah beras. Untuk menghasilkan padi
yang berkualitas dan berkuantitas tinggi diperlukan upaya penanganan yang intensif dan ekstensif dari berbagai segmen.
Salah satu upaya penanganan peningkatan kualitas dan kuantitas padi yang dihasilkan yaitu penanganan dari terbebas
tanaman padi dari hama yang ditimbulkan oleh alam atau lingkungan. Hama burung merupakan hama yang sering terjadi
diberbagai tempat lahan tanaman padi sehingga dapat menurunkan kualitas dan kuantitas padi yang dihasilkan. Umumnya
petani dalam melakukan penanganan hama burung ini, lebih secara manual yaitu dengan mengikat tali di sepanjang lahan
dengan berbagai aneka mainan yang dapat menimbulkan bunyi-bunyian dan orang-orang sawah, yang ke semua itu
bertujuan untuk menghalau hama burung yang ada di dalam lahan tanaman padi. Dalam hal ini diperlukan waktu dan tenaga
dalam melakukannya dan penerapannya tidak begitu efektif dan efisien. Inovasi teknologi dalam berbagai bahagian dapat
meringankan atau menghilangkan kesukaran dalam memecahkan permasalahan. Salah satunya di bidang pertanian. Disini
teknologi yang diterapkan pengontrolan melalui smartphone yang mengontrol motor servo dan buzzer sebagai penggerak
dan bunyi yang terkoneksi dengan Bluetooth HC-05. Sumber tenaga listrik yang digunakan berasal dari sel surya dengan
baterai penyimpanan berdaya tahan tinggi dan penggunaan mikrokontroller Arduino uno sebagai penyambung dengan
pengontrolan smart phone. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen yang bertujuan menciptakan inovasi teknologi
dalam bidang pertanian untuk meningkatkan hasil padi yang berkualitas dan berkuantitas.
Kata Kunci: Telepon Pintar, Arduino Uno, Hama Burung, Padi, Teknologi
ABSTRACT
Abstract - Most Indonesian people consume rice as their staple food. In order to produce high-quality and high-quantity
rice, intensive and extensive handling of various segments is required. One of the efforts to improve the quality and quantity
of rice produced is the handling of freeing rice plants from pests that can be caused by nature or the environment. Bird
pests are pests that often occur in various areas of rice fields so that they can reduce the quality and quantity of rice
produced. In general, when dealing with bird pests, farmers generally do it manually, namely by tying ropes along the land
with various toys that can make sounds and scarecrows, all of which aim to drive away bird pests in the rice fields. In this
case it takes time and effort to do it and its application is not very effective and efficient. Technological innovation in various
aspects can alleviate or eliminate difficulties in solving problems. One of them is in agriculture. Here the technology is
applied to control via a smartphone which controls the servo motor and buzzer as the actuator and sound connected to the
Bluetooth HC-05. The source of electricity used comes from solar cells with high-resistance storage batteries and the use
of an Arduino Uno microcontroller as a connection to controlling a smart phone. This type of research is a quantitative
experiment that aims to create technological innovations in agriculture to increase the quality and quantity of rice yields .
Keywords: Smartphone, Arduino Uno, Bird Pests, Rice, Technology
Copyright © 2023 Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
1. PENDAHULUAN
Pertanian merupakan sektor penting dan menempati posisi yang strategis dalam perekonomian
Indonesia. Kondisi Indonesia yang disinari matahari sepanjang tahun yang didukung oleh tanah yang subur
menjadi poros mata pencaharian masyarakat Indonesia yang umumnya berprofesi sebagai petani. Sektor
pertanian tetap menjadi sektor yang berperan penuh dalam pembangunan ekonomi nasional [1]. Menurut
data BPS (2020), sektor pertanian memiliki persentase pendapatan PDB sebesar 11,86% pada triwulan II
tahun 2020 dari total seluruh pendapatan PDB nasional yang terdiri dari beberapa lapangan usaha yaitu
pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian. Lapangan usaha tanaman pangan menjadi penyumbang
terbesar dengan persentase sebesar 4,16%. Pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin meningkat tiap
tahunnya yang berbanding lurus dengan peningkatan pangan yang merupakan kebutuhan primer. Menurut
data BPS (2020), laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2010- 2019 mencapai 1,31 yang tergolong sangat
besar. Hingga pada tahun 2020 tercatat jumlah penduduk Indonesia berkisar 266.911.900 jiwa. Naiknya