Tahun 2023 [JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), P-ISSN: 2615- 0921 E-ISSN: 2622-6030 VOLUME 6 NOMOR 1 FEBRUARI 2023] HAL 588-601 588 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA GISIKCEMANDI SIDOARJO UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP SEHAT Yuni Kurniawaty 1* , Ni Luh Agustini Purnama 2 1-2 Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Email Korespondensi: yuni@stikvinc.ac.id Disubmit: 18 November 2022 Diterima: 11 Januari 2023 Diterbitkan: 01 Februari 2023 Doi: https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i2.8405 ABSTRAK Desa Gisikcemandi merupakan daerah di kawasan pesisir Kota Sidoarjo tidak jauh dari pinggiran air laut. Mayoritas ibu bekerja sebagai pengupas kerang. Terdapat keluhan bau amis yang dialami saat mengupas kerang dan bisa bertahan sampai beberapa waktu. Kondisi tempat pengupas kerang yang becek, berbau dan kotor. Beberapa ibu yang memiliki anak balita mengungkapkan anaknya susah makan lebih suka makan makanan ringan atau makanan kemasan seperti nungget, sosis. Adapun masalah yang ditemukan pada mitra belum adanya role model perilaku hidup sehat bagi masyarakat di Desa Gisikcemandi sehingga nampak lingkungan tempat tinggal kotor, adanya perilaku pemberian makan ibu yang belum efektif. Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah membantu memberikan solusi permasalahan kesehatan masyarakat Desa Gisikcemandi. Metode yang digukan adalah metode partisipatoris Participatory Rural Apraissal (PRA) sehingga tim PkM dapat bertindak sebagai fasilitator dalam mengenal dan memanfaatkan metode partisipatoris untuk menyusun CAP (Community Action Plan). Tahap pelaksanaan meliputi 1) Sosialisasi tentang kegiatan pengabdian pada masyarakat yang akan dilakukan kepada mitra; 2) Pelatihan yang akan diberikan kepada mitra adalah a) Perilaku hidup bersih dan sehat, b) Perilaku pemberian makan pada anak yang baik pada balita; 3) Pendampingan dilakukan setelah adanya pelatihan untuk meningkatkan pemahaman mitra tentang pelatihan yang diberikan. Kegiatan yang PkM ini dilakukan selama kurang lebih 1 bulan. Hasil didapatkan peningkatan pengetahuan para kader posyandu tentang PHBS setelah diberikan Pendidikan Kesehatan tentang PHBS dengan 96,3% pengetahuan para kader posyandu pada tingkat baik dan 3,7% pengetahuan para kader posyandu pada tingkat cukup. Hasil tingkat pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan Perilaku Pemberian Makan terdapat 92,59% memiliki pengetahuan baik dan 7,41% memiliki pengetahuan cukup namun tidak ada yang memiliki pengetahuan kurang. Meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat di Desa Gisikcemandi ditandai dengan semakin bersihnya lingkungan dari kulit keran. Dari 20 ibu yang memiliki balita menunjukkan 85% sudah melakukan pemberian makan yang efektif. Kata Kunci: PHBS, Perilaku Pemberian Makan, Pemberdayaan Kader Posyandu