Vol. 8, No. 4, 2022, pp. 1281-1291 DOI: https://doi.org/10.29210/ 020221191 Contents lists available at Journal IICET JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) ISSN: 2502-8103 (Print) ISSN: 2477-8524 (Electronic) Journal homepage: https://jurnal.iicet.org/index.php/jppi 1281 Validasi buku referensi asesmen gaya belajar anak gangguan spektrum autism (GSA) pasca pengukuran Quantitative Electroencephalography (QEEG) Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia 1*) , Rudi Setiawan 2 , Asep Ahmad Sopandi 1 , Fatmawati Fatmawati 1 , Zulmiyetri Zulmiyetri 1 , Mega Iswari, Marlina Marlina 1 , Safaruddin Safaruddin 1 Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Pendidikan, Universitas Negeri Padang, 25171, Padang, Indonesia. Prodi Teknik Biomedis, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia Article Info ABSTRACT Article history: Received Nov 30 th , 2021 Revised Oct 19 th , 2022 Accepted Des 13 th , 2022 Pengukuran Quantitative Electroencephalography (QEEG) adalah metode untuk mempelajari gambaran aktivitas listrik yang terekam di otak secara objektif. Berdasarkan beberapa riset terkait QEEG, gaya belajar ditunjukkan oleh adanya dominansi belahan/bagian otak tertentu yang akan mempengaruhi proses belajar. Guna meningkatkan ketercapaian intervensi EIBI, disusunlah suatu buku sebagai referensi guru dalam melakukan asesmen gaya belajar anak GSA yang mengadopsi pendekatan hasil pengukuran QEEG. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kesesuaian komponen buku berdasarkan hasil validasi dari tenaga ahli. Komponen validasi buku pedoman ini, meliputi isi, konstruk dan bahasa (keterbacaan) dengan melibatkan tenaga ahli (validator) sebanyak 11 orang Kepala sekolah dan Guru SekolahLuar Biasa melalui proses Focus Group Discussion (FGD). Skala validitas yang digunakan ialah skala likert 5 poin. Poin 5 untuk indikator sangat tepat dan poin 1 untuk indikator sangat tidak tepat. Hasil analisis padaPercentage of Agreement (R) dan Cronbach's Alphauntuk validasi isi, yakni 4,13±0,28 (sangat valid), R=77% dan α = 0,940 (Excellent Reliability). Pada komponen validasi konstruk menunjukkan rerata 4.20 (sangat valid), R=75% dan α = 0,896 (Good Reliability). Lalu, pada validasi bahasa diperoleh 4,23±0,13 (sangat valid), R=75% dan α = 0,967 (Excellent Reliability). Jadi, disimpulkan bahwa buku sangat valid dan dapat diimplementasikan sebagai bahanreferensi asesmen gaya belajar GSA. Keyword: Asesmen Buku referensi Gaya belajar GSA QEEG © 2022 The Authors. Published by IICET. This is an open access article under the CC BY-NC-SA license (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0) Corresponding Author: Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia, Universitas Negeri Padang Email: rahmahtrisilvia@fip.unp.ac.id Pendahuluan Autisme merupakan gangguan perkembangan yang menghalangi seseorang untuk memahami apa yang dilihat, didengar, dan dirasakannya(Yuwono, 2019). Gangguan perkembangan saraf dianggap memiliki dasar genetik yang mempengaruhi pemrosesan otak dan interpretasi jenis informasi (Kaweski, 2011). Hambatan ini dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk perilaku, tetapi secara umum dibagi menjadi tiga bidang utama, yaitu 1) interaksi sosial; 2) Komunikasi verbal dan nonverbal; 3) Pola perilaku berulang yang terbatas dan manfaat yang terbatas. Beberapa gangguan interaksi sosial yang dihadirkan antara lain kesulitan menggunakan kontak mata, ekspresi wajah, dan postur tubuh untuk berinteraksi dengan orang lain. Contoh