Jurnal Edumath , Volume 6(1) th 2020 Hlm. 1-7 ISSN Cetak : 2356-2064 ISSN Online : 2356-2056 1 PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA BERBASIS RECIPROCAL TEACHING PADA MATA KULIAH STATISTIKA DASAR Tika Dwi Nopriyanti 1) , Allen Marga Retta 2) 1,2 FKIP Pendidikan Matematika, Universitas PGRI Palembang 1 Email: tikadwinop@gmail.com 2 Email: allenmargaretta1@gmail.com Abstract Mathematical connection ability (MCA) is very important in applying mathematics in everyday life and with other sciences. Therefore, researchers want to improve the MCA of students with reciprocal teaching (RT) based learning strategies.. This study uses a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest and posttest control group design of this study. 43 second semester mathematics education students consisting of 2 classes, namely the experimental class and the control class. At the end of the study, n-gain was obtained for classes with RT-based learning strategies of 0.43 while conventional classes obtained n-gain of 0.32, this shows that RT-based learning strategies can improve student MCA. Keywords: connection ability, reciprocal teachin. Abstrak Kemampuan koneksi matematis (KKM) adalah hal yang sangat penting dalam mengaplikasikan matematika dikehidupan sehari-hari maupun dengan ilmu lain. Oleh karena itu peneliti ingin meningkatkan KKM mahasiswa dengan strategi pembelajaran berbasis reciprocal teaching (RT). Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes dan postes nonekuivalen subyek penelitian ini 43 mahasiswa Pendidikan Matematika semester II yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Diakhir penelitian diperoleh n-gain untuk kelas yang strategi pembelajaran berbasis RT sebesar 0,43 sedangkan kelas konvesional diperoleh n-gain sebesar 0,32 hal ini menunjukkan bahwa dengan strategi pembelajaran berbasis RT dapat meningkatkan KKM mahasiswa. Kata Kunci: kemampuan koneksi, reciprocal teaching 1. PENDAHULUAN National Council of Teacher of Mathematics (NCTM) (2000) menentukan lima kemampuan standar yang harus dimiliki siswa dalam belajar matematika yaitu kemampuan pemecahan masalah, kemampuan penalaran, kemampuan komunikasi, kemampuan membuat koneksi (connection), dan kemampuan representasi. Salah satu dari lima kemampuan tersebut