JURNAL REKAYASA KONSTRUKSI MEKANIKA SIPIL (JRKMS) Volume 04 Nomor 02 September 2021 p-ISSN 2614-5707 e-ISSN 2715-1581 Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas ejournal.ust.ac.id/index.php/JRKMS | 73 Analisis Geometri Bangunan Terhadap Kinerja Seismik Menggunakan Direct Displacement Based Design Method Andi Susilo KARTIKO 1 , Indra KOMARA 1* , Yanisfa SEPTIARSILIA 1 , Dita Kamarul FITRIA 1 , Heri ISTIONO 1 , Dewi PERTIWI 1 1 Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, email: indrakomara@itats.ac.id Sejarah artikel Diserahkan: Dalam bentuk revisi: 12 Agustus 2021 1 September 2021 Diterima: Tersedia online: 2 September 2021 30 September 2021 Abstract Seismic evaluation of the behavior of irregular structures is an important parameter, especially to determine the failure that occurs in the structure. The irregularity parameters can be in the form of non- uniform structural elevations, plans that have an unusual shape which has a different center of mass and stiffness as well as the types and dimensions of the installed structural elements. Such irregularities are often unavoidable due to architectural factors. In this study, various forms of structural irregularities will be evaluated analytically and numerically. Evaluation of the structure using the direct displacement- based design method with the ATC-40 approach is simulated to determine the performance parameters of the structure. One regular building and three irregular buildings will be evaluated and compared one and another. Based on the conducted evaluation, the building's performance value relatively meets the DDBD required standard with the performance level in the state of life safety and intermediate occupancy for the ATC-40 approach. Keywords: structural irregularities, direct displacement based design, seismic performance, numerical modeling, displacement Abstrak Evaluasi seismik terhadap perilaku struktur tidak beraturan merupakan parameter penting khususnya untuk mengetahui kegagalan yang terjadi pada struktur. Parameter ketidakberaturan tersebut dapat berupa elevasi struktur yang tidak seragam, denah yang memiliki bentuk tidak umum yang mana memiliki pusat massa dan kekakuan yang berbeda serta jenis dan dimensi dari elemen struktur terpasang. Ketidakberaturan tersebut sering tidak dapat dihindari karena faktor arsitektur. Pada studi ini, akan dievaluasi berbagai bentuk ketidakberaturan struktur bangunan yang dievaluasi secara analitis dan numerik. Evaluasi struktur menggunakan metode direct displacement-based design dengan pendekatan ATC-40 disimulasikan untuk mengetahui parameter kinerja struktur. Satu bangunan regular dan tiga bangunan ireguler akan dievaluasi dan dibandingkan satu sama lain. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, nilai kinerja bangunan secara relatif memenuhi standar acuan DDBD dengan tingkat level kinerja berada pada life safety dan intermediate occupancy untuk pendekatan dengan ATC-40. Kata kunci: ketidakberaturan struktur, direct displacement based design, kinerja seismik, permodelan numerik, displacement 1. Pendahuluan Perilaku elastik pada struktur bangunan gedung pada umumnya dikontrol dengan beberapa parameter penentu, yaitu akibat pengaruh konfigurasi bentuk bangunan, kekakuan, kekuatan dan daktilitas (Wisnumurti, 2013). Parameter tersebut akan menentukan kapasitas bangunan secara menyeluruh khususnya parameter seismik. Dengan seiringnya perkembangan