JURMATEKS : Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil
Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021 e ISSN 2621-7686
Perencanaan Ulang Struktur Jembatan Golo Desa Tumpakoyot Blitar dengan Sistem Girder Pelat Baja
http://dx.doi.org/ 10.30737/jurmateks
© 2021 JURMATEKS. Jurnal Manajemen & Teknik Sipil. All rights reserved.
Email :
1*
yusufansori.muh@gmail.com
A R T I C L E I N F O A B S T R A C T
Article history:
Artikel masuk : 06 – 05 – 2021
Artikel revisi : 23 – 05 – 2021
Artikel diterima : 03 – 06 – 2021
The bridge becomes a vital building in living today, which is
connecting two areas that separated land. The Golo Bridge also
connects the two regions, Blitar and Tulungagung. The Golo
Bridge in Tumpakoyot Blitar is part of a national project to
build alternative and fast routes in the Southern Java
alternative route. The existing Golo bridge is a bridge with a
PC-I Girder structure 40 m long and 11 m wide. This research
aims to re-plan or modify it to become a bridge with a steel
plate girder structure by dividing it into 2 spans, collecting the
existing data to be processed in the analysis calculation. It's
started with determining the dimensions of the initial structure,
giving loads, controlling the structure's ability, also for the
abutment & pier. The calculation shows that the dimensions of
the steel plate girder have a profile of 2500. 700. 14. 40 mm.
Meanwhile, the abutment has a total height of 5.70 m, a width of
4.50 m, and 9.50 m. The bridge pillars have a total height of
6.20 m, a width of 6.20 m and a length of 9.50 m. These results
show that the structures is able to support the working loads.
Keywords :
Modification, Composite Bridge,
Girder, Steel Plate.
Style IEEE dalam mensitasi
artikel ini:
[18]
A. A. Saputra, S. Winarto, and A.
Ridwan, “Perencanaan Struktur
Baja Pada Konstruksi Empat
Lantai Pada Hotel Jaya Baya,” J.
Manaj. Teknol. Tek. Sipil, vol. 1,
no. 2, pp. 67–73, 2018, doi:
10.30737/jurmateks.v1i2.382.
A B S T R A K
Jembatan menjadi infrastruktur vital dalam mobilitas kehidupan
masyarakat yang mana menghubungkan dua daerah yang
terpisah secara daratan. Jembatan Golo merupakan jembatan
yang menghubungkan Kabupaten Bllitar dengan Kabupaten
Tulungagung. Jembatan tersebut menjadi bagian dari proyek
nasional pembangunan jalur alternatif dan cepat di jalur lintas
pantai selatan Pulau Jawa. Existing jembatan Golo berupa
jembatan dengan struktur girder beton pratekan tipe-I (PC-I
Girder) berdimensi panjang bentang 40 m dan lebar jembatan 11
m. Penelitian ini bertujuan melakukan perencanaan ulang
struktur jembatan menggunakan girder pelat baja dengan
membagi menjadi 2 bentang. Data yang digunakan berupa hasil
peninjauan kondisi jembatan existing. Perhitungan yang
dilakukan meliputi penentuan dimensi struktur awal, pemberian
beban, pengontrolan kemampuan struktur, serta perhitungan
abutment dan pilar jembatan. Dari hasil perhitungan didapatkan
dimensi girder pelat baja yakni memiliki profil 2500. 700. 14.
40 mm. Sedangkan abutment memiliki tinggi total 6,20 m, lebar
Tersedia Secara Online di
http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jurmateks/index
http://dx.doi.org/ 10.30737/jurmateks
JURMATEKS
Meningkatkan Kemampuan Struktur Jembatan dengan Sistem
Girder Pelat Baja pada Jembatan Golo, Tumpakoyot Blitar
4 5
1*,2,3,4,5
Fakultas Teknik. Universitas Kadiri
, S. Winarto , F. Romadhon , H. Wicaksono M. Y. Ansori
1*
, E. Gardjito
2 3