Jurnal RISALAH, Vol. 28, No. 1, Juni 2017: 1-9 1 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN Yasril Yazid 1) , Nur Alhidayatillah 2) 1) 2) Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi,UIN Suska Riau, Jl. HR Soebrantas Km 15 Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru 50275 Email: nuralhidayatillah@uin-suska.ac.id Abstrak Partisipasi masyarakat harus ada dalam semua hal, termasuk dalam memelihara kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan mencerminkan kondisi orang-orang yang tinggal di dalamnya. Pemberdayaan lingkungan merupakan cita-cita bersama sehingga juga harus diciptakan secara bersama-sama pula. Berdayanya lingkungan ditandai dengan kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas masyarakatnya, artianya aktivitas masyarakat tidak akan terganggu dikarenakan alasan lingkungannya. Misalnya, dikarenakan lingkungan yang kotor menyebabkan gangguan kesehatan sehingga menghalangi aktivitas masyarakat. Pencemaran lingkungan dan segala permasalahannya dapat diatasi jika semua komponen yang ada mau peduli dan bertanggung jawab. Melalui partisipasi aktif, masyarakat diharapkan mau terlibat secara langsung sehingga akan memberikan kontribusi yang nyata sehingga memberikan pengaruh yang besar. Partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang berdaya tidak akan terjadi jika partisipasi aktif tidak terbentuk. Partisipasi masyarakat bisa dimulai dari kepedulian masyarakat terhadap informasi-informasi lingkungan, baik manfaat maupun dampak. Kemudian informasi yang ada semakin diperkuat sehingga menjadi sebuah pengetahuan tentang lingkungan. Selanjutnya, lingkungan bisa direkayasa sesuai dengan keinginan masyarakat sehingga bisa menjadi pendukung dalam setiap aktivitasnya. Kata kunci: partisipasi, pemberdayaan, lingkungan 1. Pendahuluan Masyarakat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan. Kondisi lingkungan akan menggambarkan keadaan orang-orang yang berada di dalamnya. Sebuah lingkungan mempunyai beragam komponen yang saling berkaitan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Keterkaitan ini, harus mempunyai sinergi agar semuanya bisa berjalan selaras sesuai dengan fungsinya masing-masing. Terkait dengan permasalahan lingkungan yang ada maka salah satu cara dalam menanggulanginya dilakukan dengan menggunakan pendekatan partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat merupakan keterlibatan mental dan emosi orang-orang untuk menyumbangkan ide-ide dalam proses pembangunan (Davis:1977, Mubyarto:1970). Keterlibatan secara mental dan emosi muncul dalam bentuk kepedulian, rasa memiliki, aksi nyata, dan perilaku yang mendukung untuk membersihkan lingkungan. Individu yang mau terlibat dalam menjaga kondisi lingkungan akan membuat kegiatan dan terobosan-terobosan baru untuk menjaga lingkungan. Partisipasi dianggap sebagai sesuatu yang penting sehingga menjadi alasan orang lain untuk melakukan sebuah perbuatan. Setiap