ANALISIS PERFORMANSI ABSORBER V-GROOVE SISTEM SOLAR DRYING PERFORMANCE ANALYSIS V-GROOVE OF SOLAR DRYING SYSTEM Bayu Setiawan, M.Ramdlam Kirom 2 , Amaliyah R.I.U 3 1,2,3 Prodi S1 Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Telkom 1 bayu.setiwan1990@yahoo.com, 2 mramdlankirom@telkomuniversity.ac.id, 3 amaliyahriu@gmail.com Abstrak Sistem solar drying adalah salah satu aplikasi yang dibutuhkan untuk mengeringkan bahan pangan. Pemilihan jenis panel surya sebagai absorber pada sistem solar drying mempengaruhi besar efisiensi yang dihasilkan. Pada penelitian ini akan diuji efisiensi solar drying ketika sistem tersebut menggunakan panel surya V-groove sebagai absorber. Pengujian dilakukan dengan mengatur sudut absorber V-groove sebesar 50 o , 60 o , dan 70 o serta dengan memberikan laju aliran udara sebesar 0,4 m/s, 0,8 m/s, dan 1,2 m/s. Hasil yang diperoleh dari pengujian tersebut pada sudut 60 o dengan kecepatan 0,8 m/s merupakan efisiensi tertinggi dengan nilai 63%. Dari seluruh pengujian menunjukan bahwa perbedaan suhu input dan output absorber, sudut absorber dan besar laju aliran udara mempengaruhi efisiensi absorber V-groove. Kata kunci: Solar drying, absorber, efisiensi, heat loss, absorber V-groove Abstract Solar drying system is solar thermal system which can be used to dry grain. Selection type of solar panel as an absorber can affect the efficiency. In this study will be tested how it affects the efficiency of solar drying when the system uses an absorber panel V-groove. Experiment is carried out by adjusting the tilt angle of the solar panel V-groove at 50 o , 60 o , and 70 o . The air flow rate are 0,4 m / s, 0,8 m / s, and 1,2 m / s. The results of the experiment on the tilt angle 60 o with air flow rate 0,8 m/s is the highest efficiency with the value of 63%. The entire experiment shows input and output temperature, air flow rate, and the angle at the collector affect the efficiency of V-groove collector. Keyword: Solar drying, absorber, efficiency, heat loss, absorber V-groove 1. Pendahuluan Pengeringan adalah suatu metoda atau cara untuk menghilangkan sebagian air dari suatu bagian pangan dengan cara menguapkan air tersebut dengan menggunakan energi panas. Tujuan utama pengeringan adalah mempertahankan pangan dalam waktu yang lama sehingga dapat juga meningkatkan kualitas produk, kemudahan penanganan dan metode ini merupakan metode tertua yang telah lama digunakan oleh manusia [3]. Solar drying, digunakan dalam pertanian dan digunakan dalam industri makanan. Solar drying bukan hanya menghemat energi tetapi juga menghemat waktu, ruang diperlukan sedikit, meningkatkan kualitas produk, membuat proses lebih efisien, dan juga melindungi lingkungan. 2. Landasan Teori 2.1. Solar Drying Solar drying adalah suatu metode atau cara untuk pengeringan suatu bahan pangan menggunakan energi radiasi termal matahari. Metode ini paling murah dan mudah karena menggunakan panas langsung dari matahari.