ECSOFiM: Journal of Economic and Social of Fisheries and Marine. 2023. 10(02): 170-184 e-ISSN: 2528-5939 Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.ecsofim.2023.010.02.04 170 Cite this as: Putri, F.Y et al. (2023). Sustainability Analysis of Lemuru (Sardinella lemuru) Commodity Resources in Bali Strait. ECSOFiM: Economic and Social of Fisheries and Marine Journal. 10(02): 170-184. Available online at http://ecsofim.ub.ac.id/ SUSTAINABILITY ANALYSIS OF LEMURU (Sardinella lemuru) COMMODITY RESOURCES IN BALI STRAIT ANALISIS KEBERLANJUTAN KOMODITI SUMBER DAYA IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI SELAT BALI Finuricha Yoana Putri *1) , Andi Kurniawan 2) , and Rita Parmawati 3) 1) Master Student of Environmental Resources Management and Development, Brawijaya University, Malang, Indonesia 2) Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia 3) Environmental Resources Management and Development, Brawijaya University, Malang, Indonesia Received: October 17, 2022 / Accepted: April 20, 2023 ABSTRACT Potential of resource commodities contained in the waters of the Bali Strait needs to be studied for the level of utilization and the level of sustainability. This research aimed to analyze the conditions for the utilization of lemuru fish resources commodities and the sustainability status of lemuru fisheries in the Bali Strait based on four aspects, namely ecological, economic, social, and technological dimensions. Commodity condition of resources is carried out with Catch Per Unit Effort (CPUE) analysis, while the sustainability status of resource commodities uses Rappid Appraisal for Fisheries (RAPFISH) analysis. Data used in this study is based on data from PPN Pengambengan, Bali and PPP Muncar, Banyuwangi. The questionnaire was distributed to 55 respondents with purposive sampling techniques. The results of the analysis on the CPUE of the commodity condition of lemuru fish resources in 2013-2017 experienced a decrease and the occurrence of over-fishing in the Bali Strait. Meanwhile, based on the status of sustainability, it shows that the status is less sustainable in a multidimensional manner with a value of 36.47. Keywords: Bali Strait, lemuru, RAPFISH, sustainability. ABSTRAK Potensi komoditi sumber daya yang terdapat pada perairan Selat Bali perlu dikaji tingkat pemanfaatan dan tingkat keberlanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis kondisi pemanfaatan komoditi sumber daya ikan lemuru dan status keberlanjutan perikanan lemuru di Selat Bali berdasarkan empat aspek yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial, dan teknologi. Kondisi komoditi sumber daya dilakukan dengan analisis Catch Per Unit Effort (CPUE), sedangkan status keberlanjutan komoditi sumber daya menggunakan analisis Rappid Appraisal for Fisheries (RAPFISH). Data yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan data PPN Pengambengan, Bali dan PPP Muncar, Banyuwangi. Kuisioner dibagikan kepada 55 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis pada CPUE kondisi komoditi sumber daya ikan lemuru tahun 2013-2017 mengalami penurunan dan terjadinya over-fishing di Selat Bali. Berdasarkan status keberlanjutan menunjukkan bahwa status kurang berkelanjutan secara multidimensi dengan nilai 36,47. Kata kunci: Selat Bali, lemuru, RAPFISH, keberlanjutan. PENDAHULUAN Perairan Selat Bali sebagai perairan yang memisahkan dua pulau yaitu Pulau Jawa dan Pulau Bali yang termasuk dalam WPP 573. Cakupan wilayah perairan Selat Bali berada pada posisi geografis 114 0 20’ – 115 0 10’ BT dan 8 0 10’ - 8 0 50’ LS, dengan luas berkisar 2.500 km 2 dan kedalaman berkisar 50 m pada bagian utara dan semakin ke bagian selatan berkisar 1.000 m. Perairan selat * Corresponding author: Finuricha Yoana Putri, finurichayoana04@gmail.com Institution and its address: Master Student of Environmental Resources Management and Development, Brawijaya University, Malang, Indonesia.