Seminar Nasional Cendekiawan ke 5 Tahun 2019 ISSN (P) : 2460 - 8696 Buku 2: Sosial dan HumanioraISSN (E) : 2540 - 7589 2.47.1 PERAN DIVERSIFIKASI SEBAGAI PEMODERASI PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA RIIL Aldhin Rianto 1) , Vinola Herawaty 2) 1,2). Magister Akuntansi Universitas Trisakti Email : aldhinr@gmail.com; vinolaherawaty@yahoo.com Abstrak Manajemen laba merupakan suatu permasalahan yang harus diperhitungkan, karena rekayasa manajerial ini bisa merusak tatanan ekonomi, etika dan moral. Terdapat 2 jenis penilaian manajemen laba, yaitu manajemen laba diskresi dan manajemen laba riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan good corporate governance terhadap manajemen laba riil dengan diversifikasi sebagai pemoderasi. Penelitian ini dilakukan melalui uji hipotesis dengan regresi linier berganda. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun pengamatan 2016-2018. Dengan menggunakan kriteria purposive sampling, dari 72 sample perusahaan consumer goods diperoleh sebanyak 39 sampel perusahaan. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh hasil variabel block holder ownership berpengaruh negatif terhadap manajemen laba riil dan variabel diversifikasi memperlemah pengaruh variabel block holder ownership terhadap manajemen laba riil. Variabel profitabilitas, ukuran perusahaan, proporsi dewan komisaris independen, dan jumlah komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba riil, dan variabel diversifikasi tidak memperkuat pengaruh variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba riil dan memperlemah pengaruh proporsi dewan komisaris independen dan jumlah komite audit terhadap manajemen laba riil. Kata kunci: Manajemen Laba Riil, Peran Diversifikasi Sebagai Pemoderasi Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Riil, artikel, simposium, nasional. 1. Pendahuluan Fenomena manajemen laba merupakan topik yang selama beberapa dekade terakhir ini sering muncul, baik dalam dunia akademik maupun bisnis di dunia. Penelitian telah menunjukkan bahwa manajemen laba semakin banyak digunakan dan hampir ada dalam setiap pelaporan keuangan yang dilaporkan oleh perusahaan. Tidak hanya di negara dengan sistem bisnis yang belum teratur, namun juga terdapat di negara dengan sistem bisnis yang sudah teratur, seperti halnya Amerika Serikat. Manajemen laba ini merupakan suatu permasalahan yang harus diperhitungkan, karena rekayasa manajerial ini bisa merusak tatanan ekonomi, etika dan moral. Rekayasa ini menyebabkan publik meragukan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan. 2. Studi Pustaka Teori agensi merupakan kontrak diantara manajemen selaku agent dan juga pemegang saham selaku principal (Jensen dan Meckling, 1976). Agent diberikan kepercayaan dan wewenang dalam mengeloa kekayaan yang dimiliki oleh principal selain