Volume 3, No. 1.1, Agustus 2019 51 Jurnal Mantik Penusa Vol. 3, No. 1.1, Agustus, pp 51-55 Terakreditasi DIKTI No.SK 21/E/KPT/2018 Jurnal Mantik Penusa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). e-ISSN 2580-9741 p-ISSN 2088-3943 IMPLEMENTASI FUZZY LOGIC TSUKAMOTO UNTUK DETEKSI GAS LPG BERBASIS ARDUINO Simon Fredy Sinaga 1 , Benny Kurniawan Lase 2 , Prajna Sagga Putta 3 , Johanes Partiwin 4 , Fadhillah Azmi * 1 Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia, Indonesia 1,2,3,4 Mahasiswa Teknik Informatika,Universitas Prima indonesia, Indonesia Jalan Sekip Sikambing, Medan, 20111, Indonesia e-mail: azmi.fadhillah007@gmail.com* Abstrak LPG (Liquefied Petroleum Gas) memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, secara skala besar maupun kecil. Dengan adanya pemakaian LPG saat ini, banyak distributor nakal yang merugikan konsumen, misalnya pengisian ulang LPG yang tidak sesuai prosedur (gas oplosan), tabung yang sudah layak pakai, karet pengaman tabung gas yang sudah tidak layak pakai, sehingga memiliki dampak negatif yaitu kebocoran gas, serta kelalaian manusia dalam penggunaan gas. Maka dari itu, diperlukan suatu alat yang memiliki tingkat sensitifitas untuk dapat mendeteksi kebocoran gas, sehingga dapat terjadi hal yang tidak diinginkan dan juga dapat dicegah lebih dini. perlu dibuat suatu alat deteksi kebocoran gas untuk rumah tangga sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan ledakan dan kebakaran yang disebabkan oleh kebocoran tabung gas. Prototype deteksi kebocoran menggunakan mikrokontroller Arduino Uno R3, dilengkapi dengan sensor MQ-6 dan buzzer sebagai peringatan ketika terjadi kebocoran gas pada tingkatan tertentu yang diproses oleh fuzzy logic. Kata Kunci: Fuzzy Logic Tsukamoto,MQ-6,Gas LPG, Arduino 1. Pendahuluan Berdasarkan keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1971/26/MEM/2007 pada tanggal 22 Mei 2007, pemerintah mencanangkan konversi penggunaan minyak tanah ke gas alam (LPG)[1]. Keputusan ini dikemukakan untuk penggunaan minyak tanah dikonversi menjadi LPG, ini dikarenakan harga yang murah dan efektif serta menghasilkan polusi lebih sedikit. Dewasa ini, LPG (Liquefied Petroleum Gas) memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, secara skala besar maupun kecil. Dengan adanya pemakaian LPG saat ini, banyak distributor nakal yang merugikan konsumen, misalnya pengisian ulang LPG yang tidak sesuai prosedur (gas oplosan), tabung yang sudah layak pakai, karet pengaman tabung gas yang sudah tidak layak pakai, sehingga memiliki dampak negatif yaitu kebocoran gas, serta kelalaian manusia dalam penggunaan gas.[2], apabila tidak diketahui telah terjadi kebocoran dari tabung atau tempat penyimpanan gas LPG tersebut. Selain dari kelalau manusia, kebocoran tabung atau perangkat LPG dapat menyebabkan hal yang sangat fatal yaitu kebakaran. Berdasarkan kasus yang telah terjadi, kebakaran sering terjadi yang diakibatkan bocornya gas LPG, dan data dari http://geospasial.bnpb.go.id kasus kebakaran akibat kebocoran gas terjadi sebanyak 6 kasus dalam kurun waktu 2013 sampai 2014. [3]. Pada saat terjadi kebocoran gas, gas tidak dapat langsung tercium atau terlihat dikarenakan sifat dari gas adalah tidak memiliki wujud, sehingga tidak mudah terdeteksi secara cepat oleh indra penciuman manusia. Adapun sifat dari gas LPG tidak berbau hal ini dapat menyulitkan pengguna ketika ingin mengetahui apakah LPG mengalami kebocoran. Karena hal itu, Pertamina menambahkan gas yang bernama mercaptane yang mempunyai bau yang khas dan menusuk hidung sehingga pengguna dapat menyadari LPG telah bocor[4]. Selain itu, AC dan pemanas ruangan juga dapat menutupi bau gas. Gas LPG yang juga memiliki sifat yang mudah terbakar, sehingga menghasilkan ledakan yang memiliki beresiko tinggi. Maka dari itu, diperlukan suatu alat yang memiliki tingkat sensitifitas untuk dapat mendeteksi kebocoran gas, sehingga dapat terjadi hal yang tidak diinginkan dan juga dapat dicegah lebih dini. Adapun beberapa penilitian sebelumnya yang berjudul “Deteksi Kebocoran Gas LPG Menggunakan Detektor Arduino Dengan Algoritma Fuzzy Logic Mamdani” (Lukman Hakim dan Vidi Yonatan, 2017), dan “Sistem Peringatan Dini Untuk Deteksi Kebakaran Pada Kebocoran Gas Menggunakan Fuzzy Logic Control” (Dirgantara., Suyono., & Setyawati,