D.8 Prosiding SNST ke-6 Tahun 2015 Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang 41 PERANCANGAN DESAIN TEMPAT SAMPAH DENGAN METODE QFD DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Nur Hamid Musthofa,Bambang Suhardi, Rahmaniyah Dwi Astuti Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No.36A. Kentingan, Surakarta * Email:hamid.musthofa@gmail.com; bambangsuhardi_ugm@yahoo.co.id; niyah22@gmail.com Abstrak Persoalan mengenai sampah hingga saat ini menjadi salah satu perhatian utama. Pengelolaan dengan metode 3R (reduce, reuse, recycle) belum efektif diterapkan di berbagai tempat.Pengelolaan sampah sejak dari sumbernya merupakan salah satu program pemerintah untuk menanggulangi masalah sampah.Universitas Sebelas Maret merupakan salah satu perguruan tinggi yang menyediakan tempat sampah yang terdiri dari tempat sampah organik dan tempat sampah anorganik. Akan tetapi perilaku mahasiswa dalam membuang sampah masih belum benar karena beberapa hal. Untuk menangani hal tersebut maka dilakukan suatu perancangan tempat sampah untuk meningkatkan kesadaran membuang sampah sesuai dengan jenisnya dengan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan metode perancangan produk berdasarkan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Langkah yang dilakukan pertama kali yaitu melakukan penyebaran kuesioner terbuka untuk mendapatkan keluhan. Kemudian dibuat kuesioner formal berdasarkan Voice of Customer untuk mendapatkan nilai kepentingan, penilaian dan harapan. Hasil dari kuesioner diolah untuk dibuat HOQ dan rancangan produk usulan. Usulan rancangan yang dihasilkan memiliki tutup yang mudah dibuka dan memiliki lubang pembuangan yang besar dengan tutup lubangnya, desain badan tempat sampah berbentuk kotak yang mudah diangkat dari penyangganya, terdapat tiga jenis tempat sampah yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah kertas dengan informasi jenisnya pada tiap tempat sampah Kata kunci: house of quality, tempat sampah, quality function deployent 1. PENDAHULUAN Pengelolaan sampah terbaik dilakukan dengan cara penanganan langsung dari sumbernya. . Sampah dipilah berdasarkan jenisnya minimal dua jenis sampah, organik dan anorganik. Kondisi tempat sampah Universitas Sebelas Maret yang ada saat ini hanya terdapat tulisan organik untuk tempat sampah berwarna biru dan anorganik untuk tempat sampah berwarna oranye. Berdasarkan hasil observasi melalui wawancara dan kuesioner terbuka yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Sebelas Maret, beberapa mahasiswa belum membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa macam faktor seperti beberapa mahasiswa tidak dapat membedakan jenis sampah organik dan anorganik, mahasiswa tidak membaca jelas keterangan pada tempat sampah dan lain-lain. Maka dari itu dibutuhkan suatu desain tempat sampah yang baru agar menarik minat mahasiswa untuk membuang sampah sesuai dengan jenisnya. 2. METODOLOGI Tahapan awal yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menyebarkan kuesioner awal untuk mendapatkan keluhan-keluhan dari pengguna. Berdasarkan keluhan-keluhan dari pengguna kemudian ditransformasikan menjadi atribut/voice of customer seperti pada tabel 1. Tabel 1. Atribut / Voice of Customer Primer Sekunder Tersier Tempat Sampah Bentuk tempat sampah yang menarik Tempat sampah tidak menimbulkan bau menyengat Tempat sampah memiliki tutup yang mudah dibuka Mampu menampung berbagai macam ukuran sampah Mampu menampung sampah yang banyak Tempat sampah organik memiliki ukuran yang lebih besar Penyangga Tempat sampah memiliki penyangga yang kuat 2 Fungsi Pemilahan Tempat sampah memiliki wadah sesuai jenis sampahnya 3 Desain Visual Informasi Petunjuk yang jelas pada tiap jenis tempat sampah Desain Fisik Tutup Ukuran No 1 Atribut