P-ISSN 2746-5241 JAM: Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1, No.1, November 2020, Hal. 70-79 Email: lppm@wdh.ac.id Website : lppm.wdh.ac.id 70 SITUATION ANALYSIS AND IDENTIFICATION OF HEALTH PROBLEMS OF MOTHER AND CHILDREN IN THE WORKING AREA OF PUBLIC HEALTH CENTER BENDA BARU KOTA TANGERANG SELATAN 2019 ANALISIS SITUASI DAN IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN IBU DAN ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENDA BARU KOTA TANGERANG SELATAN 2019 1 Lela Kania Rahsa Puji, 2 Tri Okta Ratnaningtyas, 3 Ayatun Fil Ilmi, 4 Frida Kasumawati, 5 Fenita Purnama, 6 Nur Hasanah, 7 Nur Wulan Adi Ismaya 1234 ⁵⁶⁷⁸STIKes Kharisma Persada, Jl.Pajajaran No.1, Tangerang Selatan dan 15417, Indonesia Corresponding Author; lelakania@masda.ac.id ABSTRACT The importance of antenatal care visit first (K1) and last visit (K4) for early detection of risks that may occur during pregnancy by carrying out a complete examination of the mother and baby will avoid the dangers that may occur and the mother will be better prepared for labor. The aim of program interventions is to provide knowledge and increase the importance of first visit (K1) and last visit (K4) visits to prevent high risk of pregnancy. One method of determining priority is done by scoring by using the Multiple Criteria Utility Assessment (MCUA) method. Results: 83% of mothers had a pregnancy check at least 4 times and 17% did not have a pregnancy check at least 4 times. The conclusion to prevent a high risk of pregnancy is to do pregnancy exercises and participate in counseling activities related to pregnancy Keywords: K1 and K4, risk of pregnancy, counseling ABSTRAK Pentingnya pemeriksaan kehamilan kunjungan pertama (K1) dan kunjungan terakhir (K4) untuk deteksi dini resiko yang mungkin terjadi pada saat kehamilan dengan melakukan pemeriksaan lengkap ibu dan bayi akan terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi dan ibu akan lebih siap menghadapi persalinan. Tujuan melakukan intervensi program memberikan pengetahuan serta meningkatkan pentingnya pemeriksaan kunjungan pertama (K1) dan kunjungan terakhir (K4) untuk mencegah resiko tinggi pada kehamilan. Metode penentuan prioritas masalah dilakukan salah satunya dengan cara penilaian scoring dengan menggunakan metode tabel Multiple Criteria Utility Assesment (MCUA). Hasil sebanyak 83% ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali dan 17% tidak melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali. Kesimpulan untuk mencegah resiko tinggi kehamilan adalah dengan melakukan senam hamil dan mengikuti kegiatan-kegiatan penyuluhan yang berhubungan dengan kehamilan Kata Kunci: K1 dan K4, resiko kehamilan, penyuluhan