J-PAL, Vol. 4, No. 1, 2013 ISSN: 2087-3522 E-ISSN: 2338-1671 1 Analisis Kesesuaian Vegetasi Lokal Untuk Ruang Terbuka Hijau Jalur Jalan di Pusat Kota Kupang The Analysis Of Compatibility For A Local Vegetation In Green Open Space On The Main Road At The Center Of Kupang City Irene Lestari 1* , Bagyo Yanuwiadi 2 , Soemarno 3 1 Program Pascasarjana, Universitas Brawijaya 2,3 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65154 Abstrak Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai kawasan yang dapat menyokong lingkungan perkotaan mutlak dibutuhkan karena besarnya manfaat yang diberikan terhadap kehidupan masyarakat dalam menyokong kualitas dan kuantitas lingkungan perkotaan. Penyediaan RTH harus memperhatikan fungsi kawasan dan vegetasi. Setiap vegetasi memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda, sehingga fungsi vegetasi sebaiknya disesuaikan dengan fungsi kawasan. Hal ini mengupayakan agar fungsi RTH dapat terwujud secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi lokal yang sesuai dalam perencanaan RTH jalur jalan di pusat kota Kupang. RTH jalur jalan merupakan jalur hijau yang berada pada sekitar kawasan jalan yang terdiri dari RTH pada trotoar, pulau jalan dan bagian jalan yang memungkinkan untuk ditanami vegetasi. Fungsi vegetasi pada jalur jalan meliputi fungsi ekologi sebagai penunjang utama dan fungsi estetika sebagai fungsi pendukung. Penelitian ini menggunakan analisis koefisien penilaian ideal (KPI) berdasarkan peraturan menteri PU nomor 05/prt/m/2008 tentang pedoman penyediaan dan pemanfaatan RTH di kawasan perkotaan dan Direktorat Jendral Bina Marga tentang tata cara perencanaan teknik lansekap jalan nomor 033/t/bm/1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi lokal yang sesuai untuk jalur jalan di pusat kota Kupang terdiri atas tanaman peneduh (pulai, lontar, johar) dan tanaman hias (bakung, kembang sepatu, oleander, lidah mertua). Kata Kunci : RTH Jalur Jalan, Fungsi Kawasan, Vegetasi Lokal, Koefisiensi Penilaian Ideal (KPI). Abstract Green open space (RTH) is actually required because it has a benefit to support the life of people, and the quality and quantity of urban environment. The provision of RTH has to consider a zone function. Moreover, it will be more reliable by giving a notice to varieties of vegetation. However, a kind of vegetation has different functions and benefits compared to others which are more suitable to be adjusted with the function of area to optimize the function of RTH. This paper proposes the analysis of local vegetation which is compatible to the planning of RTH’s roadway at Kupang. In addition, RTH’s roadway is a green belt located around the main road consists of footpath and sidewalk which is possible to plant vegetation. It is beneficial because it has ecological function as a main aspect and aesthetic which is just supporting. This paper applies the valuation coefficient ideal (KPI) method that is approached by Permen number 05/prt/m/2008 saying a guideline of provision and utilization of RTH in urban areas and the procedure of landscape planning number 033/t/bm/1996. Research finding denotes local vegetations that is appropriate to plant at Kupang’s main road are shade plant consists of pulai, lontar, and johar, then, ornamental plant which is composed by bakung, kembang sepatu, oleander and lidah mertua. Keywords: Green Open Space, Zone Function, Local Vegetation, ), the coefficient analysis of ideal assessment (KPI). PENDAHULUAN Pusat Kota Kupang merupakan kawasan dengan intensitas kegiatan tertinggi, pusat Alamat korespondensi: Irene Lestari Email : Irene_Lestari87@yahoo.com Alamat : Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Brawaijaya, Malang pemerintahan kota dengan berbagai kegiatan untuk melayani kebutuhan seluruh penduduk di kawasan perkotaan Kupang, dan juga merupakan tempat permukiman yang padat, tempat bekerja, berdagang dan berbagai kegiatan lainnya yang sangat intensif yang membutuhkan kualitas lingkungan yang mendukung (RTRW kota Kupang, 2010). Oleh sebab itu diperlukan pengelolaan lingkungan di perkotaan agar kota mempunyai kualitas ruang yang baik yang dapat menunjang