Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati e-ISSN 2550-0864 Vol. 8, No. 2, Mei 2023, pp. 180-187 p-ISSN 2502-5570 Untari J, dkk (Paparan Media Informasi dengan Perilaku Swamedikasi pada Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta) 180 http://formilkesmas.respati.ac.id Paparan Media Informasi dengan Perilaku Swamedikasi pada Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta Jati Untari 1* , Setri Wahyuni Pertiwi 2 , Nur Aini 3 , Rini Pratiwi 4 , Yelli Yani Rusyani 5 1,2,3,4 Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta * Email: jatiuntari@respati.ac.id * Penulis korespondensi: Jl Raya Tajem KM 1,5 Maguwoharjo Depok Sleman, Indonesia PENDAHULUAN Swamedikasi merupakan tindakan pemilihan dan penggunaan obat-obatan baik tradisional maupun modern termasuk dalam upaya pengobatan sendiri yang dilakukan oleh kebanyakan masyarakat. Seringkali dilakukan untuk pengobatan penyakit umum dan tanpa resep dokter. Swamedikasi atau pengobatan sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan. Keuntungan pengobatan sendiri adalah menghemat waktu dan biaya. Jika swamedikasi dilakukan dengan benar akan memudahkan pelayanan medis, mengurangi waktu tunggu ke dokter, dan biaya relatif lebih murah.(1) Sumber pengobatan mencakup tiga sektor yang saling terkait, yaitu pengobatan sendiri, pengobatan medis dan pengobatan tradisional dan persentase terbesar adalah masyarakat memilih pengobatan sendiri untuk menanggulangi keluhannya. Banyak alasan mengapa masyarakat memilih cara pengobatan sendiri.(2) Data Badan Pusat Statistik Tahun 2021 menunjukan bahwa persentase penduduk yang melakukan swamedikasi/pengobatan sendiri akibat keluhan kesehatan yang dialami sebesar 63,67%. Hal ini menunjukan perilaku swamedikasi di Indonesia masih cukup besar.(3) Dan berdasarkan data dari laporan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2012, terdapat 44,14% masyarakat Indonesia yang berusaha untuk melakukan pengobatan sendiri. Hasil Riset INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Naskah Dikirim (10 Mei 2023) Direvisi (30 Mei 2023) Diterima (31 Mei 2023 Swamedikasi adalah tindakan pemilihan atau penggunaan obat tanpa resep dokter untuk mengatasi penyakit atau gejala penyakit. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang tepat untuk melakukan perilaku swamedikasi. Terdapat 44,14% masyarakat Indonesia yang berusaha untuk melakukan pengobatan sendiri dan sejumlah 103.860 (35,2%) rumah tangga dari 294.959 rumah tangga di Indonesia menyimpan obat untuk swamedikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui paparan media informasi dengan perilaku swamedikasi di Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan populasi adalah masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta sebanyak 244 KK dengan sampel sebanyak 73 kepala keluarga menggunakan teknik Purposive Sampling dan analisis data menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat nilai p value 0.016<0.05 dan Odds Ration 4.759, responden cenderung 4.759 kali memiliki perilaku yang baik saat melakukan swamedikasi karena mendapatkan paparan informasi lebih banyak dari sumber informasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara paparan media informasi dengan perilaku swamedikasi di Masyarakat Kampung Jetisharjo Kota Yogyakarta. Kata Kunci Paparan Media Informasi Perilaku Swamedikasi