YAYASAN AKRAB PEKANBARU Jurnal AKRAB JUARA Volume 7 Nomor 1 Edisi Februari 2022 (329-337) 329 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RSU MITRA MEDIKA TANJUNG MULIA MEDAN ------------------------------------------------------------------------------------------------- Agnes Ferusgel, Linda Hernike Napitupulu, Rizki Perdana Putra. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia, Medan (Naskah diterima: 1 Januari 2022, disetujui: 30 Januari 2022) Abstract Work fatigue can reduce performance, increase the error rate and work accidents. Data from the Director General of Labor Supervision of work accident cases in Indonesia amounted to 847 cases and 36% of them occurred due to high levels of work fatigue. The purpose of this study was to determine whether the factors of age, gender, work shift, work period and workload were related to work fatigue in nurses. The research design used was an analytic survey, with a cross sectional research design. The population of this study were all nurses who worked at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital in Medan with a sample technique using proportional sampling as many as 92 nurses. The analysis used chi-square statistical test and multiple logistic regression. The results showed that the working period p=0.003 <0.05 and the workload p=0.000 <0.05. The conclusion of this study is that the variables of age, gender have no effect on work fatigue, while working period and workload affect work fatigue in nurses at RSU. Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Keywords: Working Period, Workload, Work Fatigue, Nurse Abstrak Kelelahan kerja dapat menurunkan kinerja, menambah tingkat kesalahan dan kecelakaan kerja. Data Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan kasus kecelakaan kerja di Indonesia sebesar 847 kasus dan 36% di antaranya terjadi karena tingkat kelelahan kerja yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Faktor umur, jenis kelamin, shift kerja, masa kerja dan beban kerja berhububungan dengan kelelahan kerja pada perawat. Desain penelitian yang digunakan survei analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan dengan tekhnik sampel menggunakan proporsional sampling sebanyak 92 orang perawat. Analisis menggunakan uji statistik chi-square dan regresi logistic berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa kerja p=0,003 < 0,05 dan beban kerja p=0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel umur, jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap kelelahan kerja sedangkan masa kerja dan beban kerja berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada perawat di RSU. Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Kata Kunci: Masa Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Perawat