Jurnal Teknik Industri ISSN 2622-5131 (Online) Vol. 9 No. 3 ISSN 1411-6340 (Print) 179 Pengendalian Kualitas Produk Cacat PHX Toshiba Pada PT Schneider Electric Manufacturing Batam Singgih Wardana, Nofriani Fajrah Program Studi Teknik Industri Universitas Putera Batam zinggihtontaipur@gmail.com (Makalah: Diterima Agustus 2019, direvisi Oktober 2019, dipublikasikan November 2019) AbstractQuality in the modern world is very influential in developing and advancing a company. PT. Schneider Electric Manufacturing Batam is a manufacturing company electrical systems. In terms of time, the resulting waste is in the form of product delays that will be sent to the shipping because the product to be sent to shipping must be full in one pallet. If there is a defective product, it must wait for the defective product to be analyzed and repaired. This study aims to analyze phx toshiba product control and to identify the causes of phx toshiba product defects with the Statistical Process Control method in the form of a p chart. Based on the results of the control chart, the proportion of product defects for PHX Toshiba VFS15 is still within the control limit because none of the data exits the control limit of 3 sigma or 4 sigma. There are several factors that cause the occurrence of broken defective products that are analyzed using a causal diagram, namely human factors (operators), machine factors (setting parameters and voltage unstable), method factors (methods of installing product testing tools and operating methods), material factors (not good material) and environmental factors (soldering fumes). KeywordsPHX toshiba products, product defects, p-chart, fishbone diagrams I. PENDAHULUAN Kualitas dalam dunia modern saat ini sangat berpengaruh penting dalam berkembang dan majunya suatu perusahaan. PT. Schneider Electric Manufacturing Batam merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi alat-alat dan sistem kelistrikan yang mempunyai kantor pusat di perancis. Salah satu produk tersebut adalah produk PHX Thosiba. Produk PHX Toshiba merupakan variable speed driver yang digunakan untuk mengatur kecepatan putaran motor induksi 3 fasa. Berdasarkan data reject tahun 2017 dengan total produksi 43.500 pcs dengan total reject 900 pcs. Produk cacat yang melebihi target rate cacat merupakan suatu waste bagi perusahaan karena dianggap sebagai kerugian, salah satunya dalam segi waktu. Dari segi waktu, waste yang dihasilkan berupa terhambatnya produk yang akan dikirim kebagian pengiriman dikarenakan produk yang akan dikirim kebagian shipping harus penuh dalam satu pallet, apabila terdapat produk yang cacat maka harus menunggu produk cacat tersebut untuk dianalisa dan di perbaiki. A. Kualitas Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia atau tenaga kerja, proses dan tugas, serta lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan pelanggan atau konsumen. Kualitas adalah kesesuaian dengan kebutuhan pasar. Perusahaan harus benar- benar dapat memahami apa yang dibutuhkan konsumen atas suatu produk yang akan dihasilkan (Amrina & Fajrah, 2015). B. Cause & Effect Diagram Cause and effect diagram (diagram sebab akibat) dapat digunakan untuk menjelaskan sebab-sebab suatu persoalan. Diagram sebab akibat juga disebut Ishikawa diagram karena dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa. C. Statistical Process Control Statistical Processing Control merupakan sebuah teknik statistik yang digunakan secara luas untuk memastikan bahwa proses memenuhi standar.Dengan kata lain Statistical Process Control merupakan sebuah proses yang digunakan untuk mengawasi standar, membuat pengukuran dan mengambil tindakan perbaikan selagi sebuah produk atau jasa sedang diproduksi (Render dan Heizer, 2009). Dalam melakukan pengolahan data yang diperoleh dari pengukuran hasil produksi, maka digunakan alat bantu statistik yang terdapat pada Statistical Process Control (SPC) (Solihudin, 2017). II. METODOLOGI PENELITIAN Adapun langkah-langkah dalam melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut: