p-ISSN: 2301-6949 Jurnal POLEKTRO: Jurnal Power Elektronik, Vol.12, No.1, 2023 e-ISSN : 2715-5064 Rudi Hermawan: Pemanfaatan Sensor Curah Hujan 62 Pemanfaatan Sensor Curah Hujan Dan Debit Air Sungai Untuk Monitoring Banjir Berbasis Internet Of Things Rudi Hermawan *) , Dewanto Rosian Adhy 2 , Arip 3 , Siti Maesaroh 4 , Akpil Mauhib 5 1,2,3,4,5 Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi YBS Internasional, Tasikmalaya 1,2,3,4,5 Komplek Mayasari Plaza, Jl. Pasar Wetan, Argasari, Kec Cihideung, Kota Tasikmalaya email: 1 rudihermawan567@gmail.com, 2 dewanto72@gmail.com, 3 aripethem@gmail.com, 4 sitimaesaroh40@gmail.com, 5 akpilmauhib@gmail.com, Abstract The impact of the flood disaster in Indonesia has caused a lot of losses both morally and materially. Losses are caused by a lack of mitigation of floods that will occur, one of the mitigation efforts can be done by knowing information on rainfall and river water discharge in real-time. Currently, in several areas, there are many rainfall monitoring posts owned by BMKG but they are still limited, besides that the monitoring posts are still uneven and the community cannot install them independently because the current rainfall monitoring equipment still has a high price. This research builds an internet of a things-based system that can be a solution for mitigation efforts, the system is equipped with rainfall and river water discharge sensors whose job is to retrieve the latest data to be sent via a server and processed into information that can be accessed by the public. Design Science Research Methodology (DSRM) is the method used in this study, DSRM has concrete steps to complete research based on new knowledge, new technology, or the development of both. This study utilizes rainfall sensors and river water discharge which are regulated by the Arduino uno and ESP822 microcontrollers, the process of sending data from the sensing sensors used uses Arduino serial communication with ESP8266 to be forwarded and stored on a database server. From the tests that have been carried out, this system can be used in river basins and can be used as a solution for flood disaster mitigation efforts for river basin communities. Keywords: Flood, Rainfall, River Water Debit, DSRM, Internet of Things Abstrak Dampak dari bencana banjir di Indonesia telah menyebabkan banyak kerugian baik moril ataupun materil. Kerugian disebabkan karena kurangnya mitigasi terhadap bencana banjir yang akan terjadi, salah satu upaya mitigasi dapat dilakukan dengan mengetahui informasi curah hujan dan debit air sungai secara realtime. Saat ini, dibeberapa daerah telah banyak terdapat pos pemantau curah hujan milik BMKG tetapi masih terbatas, selain itu pos pantau masih belum merata dan masyarakat tidak bisa memasang secara swadaya karena perangkat pemantauan curah hujan saat ini terbilang masih memiliki harga yang tinggi. Penelitian ini membangun sebuah sistem berbasis Internet of Things yang dapat menjadi solusi untuk upaya mitigasi, sistem dilengkapi dengan sensor curah hujan dan debit air sungai yang bertugas untuk mengambil data terkini untuk dikirim melalui server dan diolah menjadi sebuah informasi yang dapat diakses oleh masyarakat. Design Science Research Methodology (DSRM) adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini, DSRM memiliki langkah yang konkrit untuk menyelesaikan sebuah penelitian yang berbasis pengetahuan baru, teknologi baru atau perkembangan dari keduanya. Penelitian ini memanfaatkan sensor curah hujan dan debit air sungai yang diatur oleh mikrokontroler Arduino uno dan ESP822, proses pengiriman data hasil sensing sensor yang digunakan menggunakan komunikasi serial Arduino dengan ESP8266 untuk selanjutnya diteruskan dan disimpan pada sebuah database server. Dari pengujian yang telah dilakukan, sistem ini bisa digunakan di wilayah sungai dan dapat digunakan menjadi salah satu solusi untuk upaya mitigasi bencana banjir bagi masyarakat daerah aliran sungai. Kata Kunci Banjir, Curah Hujan, Debit Air Sungai, DSRM, Internet Of Things I.PENDAHULUAN Bencana banjir di Indonesia merupakan bencana yang sampai saat ini masih terjadi di setiap wilayahnya, Banjir telah banyak memberikan dampak di wilayah perkotaan di Indonesia [1] , kerugian akibat banjir tersebut berdampak pada kehidupan manusia baik kerugian moril ataupun materil. 27% dari total populasi di Indonesia menghadapi risiko banjir yang sangat signifikan [2]. Pengurangan terhadap resiko bencana salah satunya bencana banjir telah menjadi isu dalam tujuan Sustainable Development Goals (SDGS) [3]. Beberapa wilayah di Indonesia tidak memiliki perangkat untuk memantau curah hujan dan debit sungai disetiap saatnya, hal ini menyebabkan masyarakat tidak bisa mengantisipasi kapan akan terjadi banjir di wilayahnya sehingga tidak dapat meminimalisir akibat yang disebabkan oleh banjir yang terjadi. Tidak meratanya pos pemantuan curah hujan dan debit air sungai adalah salah satu permasalahan yang terjadi dan menimbulkan permasalahan yang telah diuraikan diatas. Pos pemantuan curah hujan dan debit air sungai saat ini hanya bisa diakses oleh dinas dinas terkait dan tidak dapat diakses oleh masyarakat secara real-time. Disamping itu, untuk mengurangi dampak yang disebabkan oleh banjir, masyarakat perlu akses terhadap informasi sungai khususnya curah hujan dan debit air sungai di wilayahnya untuk dapat memantau dan melakukan mitigasi sebelum terjadinya banjir. Dalam penelitian ini, dibuat sebuah sistem yang memanfaatkan sensor curah hujan dan debit air sungai untuk monitoring kemungkinan terjadinya banjir berbasis Internet Of Things. Sistem yang dibuat bekerja secara real-time terhubung ke jaringan internet dan dapat diakses melalui website sehingga dapat menghasilkan informasi curah hujan yang terjadi dan debit air sungai untuk masyarakat sekitar wilayah sungai. *) penulis korespondensi: Rudi Hermawan Email: rudihermawan567@gmail.com II.LITERATURE REVIEW Berbagai penelitian mengenai monitoring banjir dengan menggunakan teknologi Internet Of Things telah banyak dilakukan, oleh beberapa peneliti. Salah satunya adalah yang dilakukan Kavitha chaduvula, dkk. Dalam penelitian ini digunakan mikrokontroler 8051 yang dikeluarkan oleh intel