1 Indonesian Journal of Biological Pharmacy Journal homepage: https://jurnal.unpad.ac.id/ijbp Volume 2 No. 1 April 2022 Pages 1-9 Acute Toxicity Test of Black Garlic Ethanol Extract Ellen S. Rumaseuw 1* , Yoppi Iskandar 2 , Eli Halimah 3 1 Departemen Farmakognosi dan Fitokimia, Diploma Tiga Farmasi, STIKes Santo Borromeus, Padalarang, Indonesia 2 Departemen Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kab. Sumedang, Indonesia 3 Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Padjadaran, Jatinangor, Indonesia Submitted 24 January 2022; Revised 14 February 2022; Accepted 21 February 2022; Published 15 April 2022 *Corresponding author: rumaseuwstephanie@gmail.com Abstract Indonesia has a diversity of plant species spread throughout the region. Black garlic is a processed garlic product that has gone through an optimal heating process at 70for 21 days. Black garlic can be a standardized herb when it has passed quality and safety testing. The purpose of this study was to determine the level of safety of ethanol extract of black garlic. Safety test by means of acute toxicity testing with 5 treatment groups namely negative control, group I (5 mg/kg BW), group II (50 mg/kg BW), group III (300 mg/kg BW), group IV (2000 mg/kg body weight). The research obtained states that the standard parameters of black garlic meet the general standard parameters of Indonesian plants. Giving black garlic ethanol extract caused mild toxic symptoms during observation in the acute toxicity test and obtained an LD50 value > 2000 mg / kg BW which is included in category 4 in the OECD Guidelines for The Testing of Chemicals. Keywords: Acute Toxicity Test, Black Garlic, Herbal Standarization Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Bawang Hitam Abstrak Negara Indonesia memiliki keberanekaragaman hayati jenis tanaman yang tersebar di seluruh wilayah. Bawang hitam merupakan produk olahan bawang putih yang telah melalui proses pemanasan optimal pada suhu 70selama 21 hari. Bawang hitam dapat menjadi herbal terstandar bila telah melalui uji kualitas dan keamanan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat keamanan ekstrak etanol bawang hitam. Uji keamanan dengan cara uji toksisitas akut dengan 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif, kelompok I (5 mg/kg BB), kelompok II (50 mg/kg BB), Kelompok III (300 mg/kg BB), kelompok IV (2000 mg/kg BB). Penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa parameter standar bawang hitam memenuhi parameter standar umum tumbuhan Indonesia. Pemberian ektrak etanol bawang hitam menimbulkan gejala-gejala toksik ringan selama pengamatan pada uji toksisitas akut dan memperoleh nilai LD50 > 2000 mg/kg BB yang termasuk pada kategori 4 pada OECD Guidelines for The Testing of Chemicals. Kata Kunci: Bawang Hitam, Standardisasi Herbal, Uji Toksisitas Akut