Tersedia online di: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik
Teknik, 35 (2), 2014, 68-71
Copyright © 2014, TEKNIK, ISSN 0852-1697
PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL
DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL) DAN MINYAK
KELAPA (COCONUT OIL) DENGAN BANTUAN GELOMBANG
ULTRASONIK
Hantoro Satriadi
*)
, Widayat, Favian Nafiega, Rheza Dipo
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip
Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Abstrak
Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya
bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel.
Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat
dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum
memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield
maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan
dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel
perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanol-
minyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama
yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan
temperature 60
o
C, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada
penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan
volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak
0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel
perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1,
dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.
Kata kunci: biodiesel; gelombang ultrasonik; blending minyak sawit dan kelapa
Abstract
[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil
Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be
renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for
the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and
transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen
yet perfect, and has not met the standard of SNI and ASTM. To improve the quality of biodiesel as
well as produce maximum yield, then do the blending of raw materials between Palm oil and coconut
oil and with the help of ultrasonic waves. This research aims to study the influence of variable ratio of
the volume of palm oil and coconut oil, methanol-oil volume ratio, and the percentage of weight of the
catalyst to oil to biodiesel results or yield. The main tool used by the reactors are equipped with
ultrasonic wave generator temperature 60
o
C, pressure 1 atm, 3 liters of volume, and frequency 28
kHz. Process variables in this study is a comparison of the volume of palm oil and coconut 2:1, 3:1
and 4:1, ratio volume of methanol-oil 0.2:1, 0.25:1, and 0,31:1, and the percentage of weight of KOH
catalyst to oil 0.3%, 0.5% and 0.7%. Results of the study had the highest conversion achieved at
variable volume ratio of palm oil and coconut 3:1, a comparison of the volume of methanol/oil 0.25:1,
and the percentage of the weight of oil with the catalyst to yield 97,26%.
Keywords: biodiesel; ultrasonic wave; blending palm oil and coconut oil
1. Pendahuluan
Konsumsi minyak solar secara nasional terus
meningkat rata-rata 7% pertahun, diperkirakan tahun
2020 konsumsi solar mencapai 34 juta kilo liter. Dari
konsumsi tersebut, sekitar 40% adalah solar yang
diimpor dari beberapa Negara sejak tahun 2004
Indonesia menjadi net-importer minyak (Agus
Sugiyono, 2006). Solar merupakan bahan bakar fosil
yang tidak dapat diperbarui sehingga diperlukan upaya
untuk mengembangkan bahan bakar pengganti solar
yang dapat diperbarui, diantaranya biodiesel.
------------------------------------------------------------------
*)
Penulis Korespondensi.
E-mail: hantorosatriadi@yahoo.com