Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol.6, No.1, Tahun 2022, Hal 28-32
Diterima 18 Oktober 2022, Disetujui 13 Desember 2022, Diterbitkan online 30 Desember 2022
© 2022 Universitas Brawijaya, e-ISSN:2548-2181,p-ISSN:2589-2300
28
Pengaruh Pelarut Hydrogen Rich Water terhadap
Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Bunga Telang
(Clitoria ternatea L)
Gita Indah Budiarti
*)
, Endah Sulistiawati, Vaniaa Insani Syita Harmony, dan Safira
Izza Gusti Zarni
Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan
Jalan Kolektor Ring Road Selatan, Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166 ; Telepon, : 0274-563515
*)
Penulis korespondensi : gita.indah@che.uad.ac.id
Abstract
Effect of Hydrogen Rich Water Solvent on Antioxidant Activity of Telang Flower Extract
(Clitoria ternatea L). Cancer is a deadly disease. Cancer is caused by the presence of free
radicals. Free radicals can be inhibited using antioxidants. Antioxidants can be obtained
from plants and fruits, one of which is the butterfly pea flower. Butterfly pea flowers contain
anthocyanins and flavonoids which can counteract free radical oxidation. The active
substance in the butterfly pea flower can be obtained by extraction using a solvent. The
solvent used today is 70-90% ethanol. If the purification is not perfect, the remaining ethanol
in the extract is feared to cause new problems for the body. The alternative solvent used is
hydrogen rich water (HRW). Besides being safer, HRW is also richer in antioxidants. The
purpose of this study was to test the content or antioxidant activity of butterfly pea flower
extract using HRW solvent. This study consisted of 3 stages, namely sample preparation,
sample extraction by maceration method using HRW (pH 5 and 9) for time variations (3 and
5 hours) and 70% ethanol comparison for 3 hours time variation. Analysis of antioxidant
activity used the DPPH method. The results of this study obtained IC50 at HRW pH 5.9 at 3
hours, pH 5 and 9 at 5 hours, and 70% ethanol comparator respectively 1653.51; 908.9641;
1176.0798; 1345.06 ; 978.44 ppm. Antioxidant activity based on IC50 is classified as very
weak.
Keywords: telang flower; antioxidants; extraction; hydrogen rich water
Abstrak
Kanker merupakan penyakit yang mematikan. Kanker disebabkan oleh adanya radikal bebas.
Radikal bebas dapat dihambat menggunakan antioksidan. Antioksidan dapat diperoleh dari
tanaman dan buah-buahan, salah satunya bunga telang. Bunga telang mengandung antosianin
dan flavonoid yang dapat menangkal oksidasi radikal bebas. Zat aktif pada bunga telang dapat
diperoleh dengan ekstraksi menggunakan pelarut. Pelarut yang digunakan saat ini adalah
etanol 70-90%. Apabila pemurnian tidak sempurna sisa etanol pada ekstrak dikhawatirkan
akan menyebabkan masalah baru untuk tubuh. Alternatif pelarut yang digunakan adalah
hydrogen rich water (HRW). Selain lebih aman, HRW juga lebih kaya antioksidan. Tujuan
dari penelitian ini adalah melakukan uji kandungan atau aktivitas antioksidan pada ekstrak
bunga telang menggunakan pelarut HRW. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan
sampel, ekstraksi sampel dengan metode maserasi menggunakan HRW (pH 5 dan 9) selama
variasi waktu (3 dan 5 jam) serta pembanding etanol 70% selama variasi waktu 3 jam.
Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH.Hasil penelitian ini diperoleh
IC50 pada HRW pH 5, 9 waktu 3 jam, pH 5 dan 9 waktu 5 jam, serta etanol 70% pembanding
berturut-turut 1653.51; 908.9641; 1176.0798; 1345.06 ; 978.44 ppm. Aktivitas antioksidan
berdasarkan IC50 tersebut tergolong sangat lemah.
Kata kunci: Bunga telang; antioksidan; ekstraksi; hydrogen rich water