96 J. Agroland 19 (2) : 96 - 101, Agustus 2012 ISSN : 0854-641X PENDEKATAN SATUAN PANAS (HEAT UNIT) UNTUK PENENTUAN FASE PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN TOMAT DI DALAM RUMAH TANAMAN (GREENHOUSE) Heat Unit Approach for Determining Growth and Development Phases of Tomato Plants in Greenhouse Abd. Syakur 1) 1). Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hataa KM 9 Palu Sulawesi Tengah. Telp/Fax : 0451-429738. ABSTRACT The aim of this research was to determine heat unit (degree days) of tomato grown in a greenhouse. Heat unit was used to determine growing and development stage of tomato. Tomato was planted in the greenhouse during August until December 2010 at the BALITKLIMAT, Cimanggu, Bogor. The weather data such as air temperature, minimum and maximum temperature, and relative humidity were collected using authomatical weather station (aws). Solar radiation intensity was collected using solary meter. The results of the research showed that heat unit of tomato were 1661 o C days. Average of air temperature in the greenhouse was 27.1 o C and average of relative humidity was 74.2% with average radiation intensity was 9.3 MJ m -2 day -1 . Key words : Heat unit, growth and development, tomato . PENDAHULUAN Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) merupakan tanaman sayuran yang sehari-harinya buah tanaman ini banyak dikonsumsi masyarakat. Buah tomat banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, misalnya tomat segar dapat diolah menjadi saus, bahan kosmetika, bahkan sebagai bahan obat-obatan. Kandungan vitaminnya yang cukup lengkap dalam buah tomat dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti kanker prostat. Tanaman tomat merupakan tanaman hari netral (day-natural vegetable) yang tidak terpengaruh oleh panjang hari (Yamaguchi, 1983). Artinya tanaman ini tidak terpengaruh lama penyinaran/panjang hari. Idealnya tanaman tomat tumbuh di tempat yang dingin, cuaca kering dan dataran tinggi (1000 - 1250 m dpi). Tanaman tomat tergolong kedalam warm season crop yang memerlukan suhu optimum 20°C - 28°C dengan variasi pergantian suhu sebesar 18°C pada malam hari dan 25°C pada siang hari pada masa pembungaannya. Nasir (1999) mengemukakan bahwa suhu udara optimum untuk tanaman tomat yaitu 18 - 24 o C dengan suhu minimum dan maksimum masing-masing 14°C dan 26°C. Suhu udara yang terlalu panas dan kering akan menyebabkan kepala putik cepat kering dan tabung sari tidak banyak terjadi pembentukan buah. Suhu dibawah 12°C dapat menyebabkan chilling injury, dan suhu diatas 27°C akan meghambat pertumbuhan dan pembentukan buah, kerusakan pollen dan sel telur ketika suhu harian 38°C atau lebih selama 5 - 10 hari. Tekstur tanah yang baik yaitu medium dengan kedalaman akar medium (60 - 90 cm). Tingkat kesuburan tanah tinggi dengan pH 5.0 - 7,0. Tingkat kedalaman air tanah minimum selama periode pertumbuhan yaitu 50 cm. Bila target penanaman tomat adalah kegenjahannya, maka tanaman tomat cocok ditanam di tanah lempung berpasir yang baik drainasenya. Namun bila yang ditargetkan adalah jumlah total produksi yang tinggi maka yang cocok adalah tanah lempung liat dan lempung berdebu.