606 PENGARUH LIQUIDITY RATIO, ACTIVITY RATIO, LEVERAGE RATIO, DAN FIRM SIZE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN AGRICULTURE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2020 Samuel C Program Studi Magister Manajemen, Universitas Tarumanagara samuelchang@yahoo.com (corresponding author) Sarwo Edy Handoyo Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Tarumanagara Masuk : 07-12-2021 , revisi : 22-12-2021 , diterima untuk diterbitkan : 22-12-2021 Abstract: The purpose of this research is to investigate the effect of liquidity ratio, activity ratio, leverage ratio, and firm size on the financial distress of agriculture firms that have been listed on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2020. The data for the analysis came from the quarterly financial report. A total of 4 firms were chosen, with a total of 48 observations. A multiple regression model is used in this study and EViews 0.9 was used in processing the data. The results of this research indicate that liquidity ratio and activity ratio do not impact financial distress, however, leverage ratio and firm size have a significant impact on financial distress. Keywords: Liquidity Ratio, Activity Ratio, Leverage Ratio, Firm Size, Financial Distress Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh liquidity ratio, activity ratio, leverage ratio, dan firm size terhadap financial distress pada perusahaan agriculture yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2018 dan 2020. Data yang dianalisis berasal dari laporan keuangan kuartal perusahaan. Sejumlah 4 perusahaan terpilih dengan total 48 pengamatan. Dalam studi ini, dipergunakan model regresi berganda dan EViews 0.9 dalam pengolahannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa liquidity ratio dan activity ratio tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress, namun leverage ratio dan firm size memiliki pengaruh yang signifikan terhadap financial distress. Kata Kunci: Liquidity Ratio, Activity Ratio, Leverage Ratio, Firm Size, Financial Distress PENDAHULUAN Latar Belakang Perusahaan mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk menginformasikan atau menyajikan laporan kinerja perusahaan kepada stakeholder sehingga mereka dapat mengetahui kondisi financial dalam sebuah perusahaan. Perusahaan akan terus melakukan inovasi-inovasi baru untuk dapat bertahan dalam situasi persaingan usaha yang semakin ketat. Dalam proses menciptakan inovasi-inovasi baru tersebut, diperlukan biaya yang cukup besar yang dapat berdampak pada meningkatnya pengeluaran perusahaan sehingga akan memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan tersebut dan dapat menyebabkan financial distress. Pada saat perusahaan mengalami financial distress, maka investor akan mempertimbangkan kembali ketika akan menanamkan modalnya. Kebangkrutan perusahaan dapat mengakibatkan setiap pihak mengalami kerugian baik pihak pemegang saham, karyawan maupun perekonomian nasional. Adanya financial distress pada perusahaan juga mengakibatkan masalah yang bisa mengurangi efektivitas dan efisiensi bagian manajemen. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari liquidity ratio, activity ratio, leverage ratio, dan firm size terhadap financial distress pada perusahaan agriculture yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020.