Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Volume 19, Nomor 3, Agustus 2021 Journal homepage: http://iptek.its.ac.id/index.php/jats 187 Studi Numerik Performa Rangka Bresing Konsentris Tiga Segmen dengan Sambungan Pin Rizal Nur Syamsu 1, * , Budi Suswanto 1 , Harun Al Rasyid 1 Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya 1 Koresponden*, Email: rizalsyams33@gmail.com Info Artikel Abstract Diajukan 02 Maret 2021 Diperbaiki 22 Maret 2021 Disetujui 22 Maret 2021 Keyword : Concentrically Braced Frames, Rectangular Hollow Structural Section, Pin Connection. Special Concentrically Braced Frames (SCBF) is a type of CBF which can withstand large seismic forces and is better than Ordinary Concentrically Braced Frames (OCBF) which can only withstand low seismic forces. This structure will experience damage to the bracing because the seismic force of the structure cannot resist buckling. The permitted SCBF configurations are V, inverted V (Chevron) and X. Bracing 3 (three) segments using circular Hollow Structural Section (HSS) profiles can increase inelastic strength during an earthquake. Hollow structural steel (HSS) braces use a plate connection (gusset plate) that connects the beams and columns. Pin joints can also be used in concentric bracing structures. The results showed that a three-segment bracing structure using high quality and a slightly longer hollow end resulted in high energy dissipation and longer deformation. Kata kunci: Rangka Bresing Konsentris, Rectangular Hollow Structural Section, Sambungan Pin Abstrak Special Concentrically Braced Frames (SCBF) merupakan salah satu tipe CBF yang mana dapat menahan gaya seismik yang besar dan lebih baik daripada Ordinary Concentrically Braced Frames (OCBF) yang hanya dapat menahan gaya seismik yang rendah. Struktur ini akan mengalami kerusakan pada bresing karena gaya seismik struktur tidak bisa menahan tekuk. Konfigurasi SCBF yang diizinkan adalah V, V terbalik (Chevron) dan X. Bresing 3 (tiga) segmen menggunakan profil circular Hollow Structural Section (HSS) dapat meningkatkan kekuatan inelastic selama gempa terjadi. Bresing Hollow structural steel (HSS) menggunakan sambungan pelat (gusset plate) yang menghubungkan dengan balok dan kolom. Sambungan pin juga dapat digunakan pada struktur bresing konsentris. Hasil penelitian diperoleh struktur bresing tiga segmen dengan menggunakan mutu yang tinggi dan end hollow yang sedikit lebih panjang menghasilkan energi disipasi yang tinggi dan deformasi yang terjadi lebih panjang. 1. Pendahuluan Concentrically Braced Frames (CBF) merupakan struk- tur kuat yang cocok untuk penahan angin dan beban seismik. Umumnya CBF terdiri dari bagian bresing diagonal yang tersambung ke balok dan kolom dengan menggunakan sam- bungan pelat gusset [1]. CBF menawarkan ekonomis dan bentuk yang efisien penahan seismik lateral untuk struktur [2]. CBF terbagi menjadi 2 berdasarkan daerah seismik yang mana Ordinary Concentrically Braced Frames (OCBF) da- pat digunakan pada daerah rawan gempa rendah sedangkan Special Concentrically Braced Frames (SCBF) yang dapat digunakan pada daerah rawan gempa tinggi [3]. SCBF telah menjadi salah satu sistem penahan beban lateral yang mena- rik untuk peneliti setelah kurangnya kemampuan dari Special Moment Resting Frames (SMRF) saat terjadinya gempa pada tahun 1994. SCBF terdiri dari bresing, balok dan kolom serta biasanya sambungan terdapat di tengah bentang tanpa eksen- trisitas. Kekakuan elastisitas SCBF jauh lebih tinggi daripada sistem lateral baja lainnya dengan sebagian besar pengaku lateral dan disediakan melalui bresing untuk menahan respon aksial [4]. SCBF digunakan di daerah seismik tinggi dika- renakan struktur yang efisien dan khususnya daktilitas yang tinggi untuk disipasi energi melalui leleh tarik, tekuk dan perilaku bresing setelah tekuk [5]. Daktailitas bresing terca- pai melalui persayatan lebar tipis yang memastikan bresing memiliki tahanan tekuk lokal yang cukup dan umur kelelahan siklik rendah untuk menahan beberapa siklik tekuk global serta leleh tarik pada deformasi aksial besar sebelum bresing mengalami fraktur [6]. SCBF dimaksudkan mempertahankan resistensi pada deformasi inelastik melalui leleh dan kegaga- lan yang spesifik, termasuk tekuk bresing saat tekan dan leleh tarik [7]. Ada beberapa sambungan yang biasa digunakan untuk bresing SCBF menghubungkan balok dan kolom, antara lain sambungan baut, sambungan pelat (gusset plate), dan sambu- ngan pin. Sambungan pin saat terkena buckling inelastic, akan mengalami sendi plastic pada tengah bentang yang di- tunjukkan seperti perilaku bresing [8]. Geometri sambungan pada Gambar 1 memperlihatkan sambungan yang umum di- gunakan dengan disambungkan pada balok-balok, balok- kolom, dan terdapat geometri sambungan jepit-jepit yang