113 ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SPLDV TINGKAT SMP DITINJAU PADA GAYA BELAJAR Nur Syifa Fauziah 1 , Meyta Dwi Kurniasih 2 1,2 Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka Email: nursyifauziah99@gmail.com Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan SPLDV dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah yang memerhatikan gaya belajar siswa. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP NEGERI 10 JAKARTA terpilih berjumlah 116 siswa, dimana nantinya akan ada 9 siswa yang dipilih sesuai dengan gaya belajarnya dan uraian langkah-langkahnya pemecahan masalah dengan tahapan polya. Peneliti mengumpulkan data berupa angket, tes dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Kemampuan memecahkan masalah matematika dengan pengajaran langkah-langkah Poly memungkinkan siswa untuk memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, dan melaksanakan rencana pemecahan masalah. 2) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang bergaya belajar auditorial menurut tahapan Polya mampu dengan baik dalam memahami masalah, mengembangkan rencana pemecahan masalah, menerapkan rencana pemecahan masalah, dan meninjau hasil pemecahan masalah; 3) Kemampuan pemecahan masalah matematis Seorang siswa dengan gaya belajar kinestetik sesuai dengan gaya belajar kinestetik memiliki pemahaman masalah yang lebih tinggi dan kemampuan yang buruk untuk melaksanakan rencana pemecahan masalah dalam hal kemampuannya untuk melakukan perhitungan sesuai dengan rumus yang digunakan. Terutama digunakan untuk penjumlahan, perkalian, dan pembagian. Kemampuan meninjau gaya belajar dari Hasil pemecahan masalah. Kata Kunci: Analisis, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Gaya Belajar. Abstract: This study uses a qualitative approach. This study aims to explain SPLDV and describe problem solving abilities that pay attention to student learning styles. The subjects used were 116 students of class VIII SMP NEGERI 10 JAKARTA selected, where later there would be 9 students who were selected according to their learning styles and descriptions of the steps for solving problems with the polya stages. Researchers collected data in the form of questionnaires, tests and interview guidelines. Based on the results of the research, the following conclusions can be drawn: 1) The ability to solve mathematical problems by teaching Poly steps allows students to understand problems, plan problem solving, and implement problem solving plans. 2) Students' mathematical problem solving abilities with auditory learning style according to Polya's stages are able to understand problems, develop problem solving plans, implement problem solving plans, and review problem solving results; 3) Mathematical problem solving ability A student with a kinesthetic learning style according to a kinesthetic learning style has a higher problem understanding and poor ability to carry out problem solving plans in terms of his ability to perform calculations according to the formula used. Mainly used for addition, multiplication, and division. Ability to review learning styles from problem solving results. Keywords: Analysis, Mathematical Problem Solving Ability, Learning Style Pendahuluan Matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang mempunyai peranan yang penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengingat pentingnya peran matematika tersebut, maka matematika dipelajari mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Akan tetapi, sebagian siswa masih beranggapan bahwa matematika itu pelajaran yang sulit. Tidak