833 EFEKTIVITAS ORAL CARE DENGAN CHLORHEXIDINE DALAM MENCEGAH VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA: SYSTEMATIC REVIEW Moh. Alhadi Haq*, Tuti Herawati, Riri Maria Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia, Jl. Prof. Dr. Bahder Djohan, Depok, Jawa Barat 16424, Indonesia *alhadihaq49@gmail.com ABSTRAK Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial yang didapatkan di rumah sakit khususnya di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena penggunaan ventilator. Oral care dengan Chlorhexidine merupakan salah satu yang bermanfaat dalam mencegah terjadinya VAP. Tujuan untuk melakukan tinjauan literatur terkait efektivitas chlorhexidine dalam mencegah VAP. Metode menggunakan tinjauan literatur dengan pendekatan PRISMA. Database yang digunakan dalam seleksi study terdiri dari PROQUEST, Pubmed, Science Direct dan Ebscohost dengan menggunakan kata kunci Ventilator Associated Pneumonia, Oral care dan Chlorhexidine. Total artikel yang ditemukan sejumlah 709 artikel dari tahun 2017-2022 dengan dilakukan proses eliminasi disesuaikan dengan kriteria inklusi yaitu teks lengkap, penelitian eksperimen, menggunakan subyek manusia, dan berbahasa inggris. Berdasarakan proses eliminasi didapatakan 7 artikel terpilih dari 709 artikel yang menyebutkan bahwa oral care dengan chlorhexidine 2% tiga kali sehari efektif dalam mencegah terjafinya VAP. Kata kunci: chlorhexidine; oral care; VAP EFFECTIVENESS OF ORAL CARE WITH CHLORHEXIDINE IN PREVENTING VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA: SYSTEMATIC REVIEW ABSTRACT Ventilator Associated Pneumonia (VAP) is a nosocomial infection found in hospitals, especially in the Intensive Care Unit (ICU) room due to the use of a ventilator. Oral care with Chlorhexidine is one that is useful in preventing VAP. Objective to conduct a literature review regarding the effectiveness of chlorhexidine in preventing VAP. The method uses a literature review with the PRISMA approach. The databases used in the study selection consisted of PROQUEST, Pubmed, Science Direct and Ebscohost using the keywords Ventilator Associated Pneumonia, Oral care and Chlorhexidine. Results: A total of 709 articles were found from 2017-2022 with an elimination process adjusted to the inclusion criteria, namely full text, experimental research, using human subjects, and speaking English. Based on the elimination process, 7 articles were selected out of 709 articles which stated that oral care with 2% chlorhexidine three times a day was effective in preventing VAP. Keywords: chlorhexidine; oral care; VAP PENDAHULUAN Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial yang didapatkan di rumah sakit khususnya di ruang Intensive Care Unit (ICU) paska pemasangan endotracheal tube (ETT) pada 48-72 jam penggunaan ventilator (Da Collina et al., 2017; Kes et al., 2021; Zand et al., 2017). Insiden terjadinya VAP semakin meningkat seiring dengan penggunaan ventilator yang lebih lama dan berkepanjangan. Pearawatan pasien dengan ventilator dalam waktu yang lama dapat menyebabkan potensi peningkatan VAP tentunya akan berdampak pada meningkatnya konsumsi antibiotik yang semakin banyak dengan potensi terjadi resistensi antibiotik, peningkatan masa hari rawat icu, biaya perawatan rumah sakit yang semakin mahal dan penurunan kualitas hidup sampai dengan menyebabkan kematian (Fernanda et al., 2017; Jurnal Keperawatan Volume 15 Nomor 2, Juni 2023 e-ISSN 2549-8118; p-ISSN 2085-1049 http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan