1 Penyusunan Kerangka Berpikir Dalam Penelitian Bashori Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin bashori@uin-antasari.ac.id Jannatul Aulia Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Jannatul.aulia21@gmail.com Abstract Framework of thinking is a logical structure composed of a series of interrelated concepts, theories, and hypotheses. It serves as a guide for analyzing a problem, formulating research questions, and developing coherent arguments. A framework of thinking is a solid foundation of thought, built from a combination of theory and facts, observations, and in-depth literature reviews. This foundation serves as the fundamental basis for research activities, particularly in scientific writing. Frameworks of thinking are typically developed before the start of research and encompass all the variables to be investigated. Various sources define a framework of thinking as a diagram that outlines the logical flow of a research study. In essence, a framework of thinking is a comprehensive compilation of variables and research elements that will aid in the smooth and accurate conduct of research. In non-scientific writing, a framework of thinking transforms into a guide for the flow of issues to be discussed in a written work. This flow begins with the identification of the problem, followed by an analysis of the causes of the conflict, the conflict resolution process, and concludes with a conclusion. All of these elements are neatly structured within the framework of thinking. Keywords: Framework of Thinking, Research Abstrak Kerangka berpikir merupakan sebuah struktur logis yang tersusun atas serangkaian konsep, teori, dan hipotesis yang saling terkait. Ia berfungsi sebagai panduan dalam menganalisis suatu permasalahan, merumuskan pertanyaan penelitian, dan mengembangkan argumen yang koheren. Kerangka berpikir merupakan fondasi pemikiran yang kokoh, dibangun dari perpaduan teori dan fakta, hasil observasi, dan tinjauan pustaka yang mendalam. Fondasi ini menjadi landasan fundamental bagi kegiatan penelitian, khususnya dalam penulisan ilmiah. Kerangka berpikir umumnya disusun sebelum memulai penelitian, memuat seluruh variabel yang akan diteliti. Berbagai sumber mendefinisikan kerangka berpikir sebagai diagram yang menguraikan alur logis penelitian. Pada hakikatnya, kerangka berpikir adalah kompilasi menyeluruh dari variabel dan elemen penelitian yang akan membantu kelancaran dan akurasi proses penelitian. Dalam penulisan non-ilmiah, kerangka berpikir menjelma menjadi panduan alur permasalahan yang akan dibahas dalam karya tulis. Alur ini dimulai dari identifikasi masalah, kemudian analisis penyebab konflik, proses penyelesaian konflik, dan diakhiri dengan kesimpulan. Seluruh elemen tersebut terstruktur rapi dalam kerangka berpikir Kata kunci: kerangka berpikir, penelitian Pendahuluan Hampir kebanyakan orang belum sepenuhnya benar dalam melakukan penelitian, hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap materi metodologi. Sedangkan peneliti yang cakap harus menguasai substansi penelitian, metodologi yang tepat, dan kemampuan menulis yang baik. Penguasaan teori ilmiah menjadi landasan argumen dalam menyusun kerangka berpikir dan hipotesis. Kerangka berpikir merupakan elemen penting dalam menentukan dan merumuskan masalah penelitian.