MENGGUGAH KREATIVITAS ANAK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK DEKORATIF DENGAN BAHAN KERTAS BEKAS (Studi kasus di SD Negri 01 Pagi Jatipulo, Kel. Jatipulo, Kec. Palmerah) Tetty Sekaryati, Cama Yuli Rianingrum, Asih Retno Dewanti, Susy Irma Adisurya. Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jalan Kyai Tapa no 1 Grogol, Jakarta Barat Email: tetty.sekar@gmail.com ABSTRAK Kreativitas merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan. Kreativitas di dalam berkarya dapat dijadikan dasar keberhasilan seseorang selain keberhasilan di dalam pendidikan formal, oleh karena itu peningkatan kreativitas perlu diberikan sejak dini. Fakultas Seni Rupa dan Desain melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk siswa Sekolah Dasar Negri 01 Pagi di Kelurahan Jatipulo, Kecamatan Palmerah dengan tujuan menambah wawasan, meningkatkan kreativitas dan keterampilan anak. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana meningkatkan kreativitas para siswa yang berusia 11–12 tahun serta memberikan pengetahuan desain sehingga dapat mengolah kertas menjadi bentuk produk yang bernilai guna dan mengembangkannya. Untuk menjawab permasalahan ini, maka diberikan pelatihan pembuatan produk bersifat dekoratif dengan memanfaatkan kertas bekas. Bentuk produk dekoratif ini dapat digolongkan ke dalam desain kriya karena di dalamnya terdapat komposisi bentuk, warna, proporsi, keseimbangan, kesatuan dan elemen desain lainnya. Kata kunci: kreativitas, pelatihan ABSTRACT Creativity is an important part that can not be separated from education. Creativity can be the basis of a person's success like success in formal education, thus enhancing creativity should be given early. Faculty of Art and Design of Trisakti University implement Community Services program for elementary school students at Sekolah Dasar Negri 01 Pagi, Kelurahan Jatipulo, Kecamatan Palmerah with the aim of increasing knowledge, improving children's creativity and skills. The problem is how to increase the creativity of students aged 11-12 years as well as providing design knowledge so that it can process paper into valuable products in order to form and develop. To solve this problem, it is provided training for creating decorative products by utilizing waste paper. This form of decorative products can be classified into craft design because it constitutes a form of composition, color, proportion, balance, unity, and other design elements. Keywords: creativity, training A. PENDAHULUAN 1. Latar belakang. Kreativitas merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal. Kreativitas di dalam berkarya dapat dijadikan dasar keberhasilan seseorang selain keberhasilan di dalam pendidikan formal. Memberikan pelatihan sejak dini dapat membantu menumbuh kembangkan kreativitas anak usia SD dan menekan kejenuhan belajar serta memberikan kesenangan dan kepuasan berkreasi kepada anak sehingga dapat menimbulkan semangat belajar kembali. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa