Hubungan Aspek Psikososial Terhadap Tingkat Distres pada Karyawan Sektor Jasa Drilling di PT. XYZ Ageng Priambudi 1 , Dadan Erwandi 2 Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja 1 , Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2 Fakultas Kesehatan Masyaratakat, Universitas Indonesia ageng.priambudi@ui.ac.id 1 , dadan@ui.ac.id 2 ABSTRACT At the beginning of 2020, WHO declared the COVID-19 outbreak a public health emergency of international concern and was officially designated as a Pandemic. This research define psychosocial aspects as aspects of work design, work organization and management, social and environmental conditions that have the potential to cause physical and mental disorders. Psychosocial disorders if not controlled will cause adverse effects such as disturbances in body functions, occupational illness, depression coping mechanisms, and increased suicidal ideation. This research was conducted in the drilling service sector at PT. XYZ in April-June 2022. Using a quantitative method with a cross sectional study design and a sample size of 157 employees of PT. XYZ. The distress data was adapted using the Pandemic-Related Perceived Stress Scale of COVID-19 (PSS-10-C) instrument, while the psychosocial data used a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The results of research on the individual arena there are no variables that are significantly related to the level of distress. In the social arena and at home, the family support variable is significantly related to the level of distress. In the work arena, the variable job satisfaction has a significant relationship with the level of distress. Based on the results of the multivariate test, the variables most related to the level of distress in the employees of PT. XYZ is family support. Keywords: Distress; Psychosocial Aspects; Covid-19; Drilling sector. ABSTRAK Awal tahun 2020, WHO menetapkan wabah COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional dan resmi ditetapkan sebagai wabah Pandemi. Pada penelitian ini, aspek psikososial merupakan aspek desain kerja, organisasi dan manajemen kerja, kondisi sosial, serta lingkungan yang berpotensi menimbulkan gangguan fisik dan psikologis. Gangguan psikososial terlebih saat Pandemi Covid-19 jika tidak dikendalikan dapat menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh, penyakit akibat kerja, mekanisme coping depresi, dan peningkatan keinginan untuk bunuh diri. Penelitian ini dilakukan pada sektor jasa drilling di PT. XYZ pada April-Juni 2022. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional dan besar sampel 157 karyawan PT. XYZ. Data distres diadaptasi menggunakan instrumen Pandemic-Related Perceived Stress Scale of COVID-19 (PSS-10-C), sedangkan data psikososial menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian pada arena individu tidak terdapat variabel yang behubungan signifikan dengan tingkat distres. Pada arena sosial dan rumah variabel dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan tingkat distres nilai p-value 0,001. Pada arena kerja variabel kepuasan kerja behubungan signifikan dengan tingkat distres nilai p-value 0,005. Berdasarkan hasil uji multivariat variabel yang paling berhubungan dengan tingkat distres pada karyawan PT. XYZ adalah dukungan keluarga. Kata kunci: Distres; Aspek Psikososial; Covid-19; sektor Drilling PENDAHULUAN Pada awal tahun 2020, World Health Organization (WHO) menetapkan wabah COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional dan resmi ditetapkan sebagai wabah Pandemi. Hal tersebut berdampak kepada tenaga kerja di seluruh dunia yang menghadapi beban kerja berlebih dan terkenan dampak psikologis. tekanan karena besar kasus kematian terkait dengan Pandemi